We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Pembantu suka bohong
Pembantu suka bohong E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 10 Januari 2007

Seorang mom di WRM menceritakan tingkah PRT di rumah beliau yang akhir-akhir ini menunjukkan perubahan yang tidak bisa ditolerir, yaitu sering kali membuat alasan ‘bohong’ untuk bisa keluar rumah di malam hari hingga larut malam. ‘Bagaimana sih caranya agar PRT di rumah bisa disiplin, dalam arti PRT tersebut bisa mengikuti peraturan yang telah kita buat?’ tanyanya.

“Sejauh ini aku tidak pernah mencampuri urusan pribadi PRT di rumah, asal kerjaan dia itu beres. Dan aku juga tidak masalah memberikan ijin kalau beliau ada perlu di luar rumah (malam hari), asalkan aku dan suami sudah sampai dirumah. Yang membuat aku kesal saat ini PRT di rumah sering kali pulang larut malam. Ibaratnya diberi hati minta jantung, ia selalu saja melewati jam malam yang sudah aku berikan. Teguran-teguran halus sudah sering aku lontarkan, tapi selalu saja ia mengulang kembali kelalaiannya. Benar-benar membuat aku jadi buat bingung”, curhatnya.  Mom yang bersangkutan sebenarnya sangat puas dengan cara kerja PRTnya ini, tapi sayang karena suka berbohong, mom ini berniat untuk memecat PRT tersebut.

Sharing Mom yang lain adalah sebagai berikut, “Dilema ini tidak akan pernah ada habisnya. Kita butuh bantuan dari PRT, tetapi sulit untuk mendapatkan yg bisa kita percaya. Sudah kita coba percaya, yang bersangkutan bermasalah. Akhirnya kita lagi yg susah sendiri. Tapi sebenarnya segala keputusan itu ada di tangan kita sendiri karena kita adalah the home manager. Kalau ada yang salah dan kita terlambat bertindak, pasti kita yang kena marah tanpa orang cari tahu penyebab sebenarnya. Saya sendiri juga punya banyak masalah dengan PRT tapi terpaksa pendam sendiri. Saya coba seprofesional mungkin dalam menghadapi PRT ini. Anggap saja dia bekerja untuk perusahaan saya. Kalau dia bertingkah akan saya kasih peringatan. Kalau tidak berubah terpaksa saya pecat.”

“Sebaiknya si PRT diajak bicara lagi, soalnya sayang mom dapat PRT yang kerjanya bagus. Tapi kalau memang PRT tersebut sudah di peringatkan tetap tidak berubah, ya tidak ada pilihan lain, dengan sangat terpaksa sebaiknya di pecat”, sharingnya mengakhiri diskusi kali ini.(SA/WRM)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement