We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Beradaptasi dengan keluarga suami
Beradaptasi dengan keluarga suami E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 03 Januari 2007

Meski menikah dengan suami, kita juga harus sadar bahwa suami juga punya keluarga. Baik keluarga inti, maupun keluarga besar. Susah beradaptasi dengan mereka? Kadang merasa disisihkan? Moms tidak sendiri kok. Banyak mommies lain yang merasakan hal sama.

Ini keluhan seorang mom di milis:

Bagaimana sih adaptasi dgn keluarga suami di mana lingkungan kedaerahannya sgt kuat? Saya sadar banget, kalau kita menikah itu tidak hanya dengan suami sendiri, tetapi juga ada keluarga besar, minimal saudara-saudara kandung dari suami. Tapi kalau terlalu berlebihan juga kayaknya mengganggu juga ya.

Memang kadang kita merasa "sendiri" saat pertemuan keluarga besar. Apalagi pada tahun-tahun pertama pernikahan. Apa yang harus kita lakukan di tengah pertemuan keluarga? Apalagi yang budaya/adat istiadatnya sangat berbeda dengan kita?

Ini tanggapan dari beberapa moms:

Be your self. Soalnya, kalau harus terus-menerus mencoba menyenangkan semua orang, kita sendiri yg akan stres. Lagi pula, kita tidak bisa menyenangkan semua orang, 100 persen. Pasti ada saja yg gak seneng sama kita. Lakukan yg terbaik menurut kondisi kita sendiri. Kalau dikomentari gak enak sama satu-dua orang, ya biarin aja.

Jangan berkecil hati. Aku juga dahulu begitu. Suka parno sendiri kalau harus kumpul2 dengan keluarga suami. Tapi, lama-lama aku belajar menerima mereka. Belajar bisa masuk ke komunitas suami. Bagaimanapun, aku kan tidak menikah dengan suami doang, tapi aku menikah dengan keluarga suami juga... Begitu pun sebaliknya. Suamiku juga awalnya agak-agak malu gak bisa cocok dengan keluargaku, tapi seiring waktu kami bisa menjalaninya. Alhamdulillah.

Nah, kalau masalah saling berkunjung ke keluarga lain? Memang ini bagus, karena menyambung tali silaturahmi. Tapi kalau rumah kita terlalu jauh, bagaimana?

Soal saling berkunjung, selama masih bisa dilakukan (ada waktu, ada biaya), saya sih ya tetep aja berkunjung ke saudara-saudara. Prinsip yang saya yakini: Silaturahmi itu nambah rezeki.

Kalau adik ipar ikut dengan kita? Bagaimana menghadapinya?

Mm... tentang adik ipar yang tinggal di rumah ya? Well... aku juga sempet tuh GONDOK habis, pas baru married si adik ipar langsung nebeng ikut kami. Hikss... bayangin, saat itu kami masih ngontrak 1 kamar, dan belio udah ikut kami. Bener-bener bikin diriku depresi. Untung ikutnya gak sampai setahun. Setelah itu ibu mertua beli rumah di dekat rumahku biar si adik ipar bisa tinggal sendiri :p. Tau gak sih mom... awalnya aku begitu benci sama adik ipar ini soalnya, cueexxx bebek... semau dewe, kek raja deh. Tapi lama-lama aku kok merasa bodoh aja harus mikiran tuh adik ipar terus :p. Akhirnya, aku cuek dan coba berteman dengan dia... eh lama2 kok kita cocok ya. Sekarang dia malah suka curhat tentang kampus dan pacarnya hehehehe... sekarang udah asyik deh...setiap kali habis berantem ama ceweknya, dia curhat ke aku dan suami....

Intinya moms... jangan terlalu dipikirkan... santai saja menghadapi keluarga suami tercinta...Pelan-pelan saja, tidak perlu terburu-buru. Toh pernikahan ini tidak hanya sebentar bukan? (WRM/Retma)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement