|
Halaman 1 dari 4 “Aku ibu menyusui yang juga kerja kantoran yang sedang bingung. Sepertinya produksi ASI semakin turun. Padahal bayiku usianya 3 bulan kebutuhan ASInya semakin banyak. Aku takut tidak dapat menyeimbangi kebutuhan bayiku. Bagaimana agar ASI lancar”
Faktor Kejiwaan
“Kebetulan aku sudah melahirkan 2 kali dan punya 2 pengalaman yang berbeda. Anak pertama aku gencar minum kaplet lancar ASI yang katanya berupa jamu dalam bentuk kapsul. Tiap hari minum kapsul tersebut dan makan sayur katuk tetapi produksi ASI ya begitu-begitu saja. Anak kedua tidak minum apapun, makan juga biasa-biasa saja tidak harus tiap hari makan daun katuk. Malah aku cenderung diet tidak makan ataupun minum yang manis-manis, tidak ngemil, jarang makan nasi, karena waktu hamil gula darah tinggi.
Dari awal sudah ada niat, tekad bulat dan percaya diri tinggi bahwa pasti bisa kasih ASI eksklusif selama 6 bulan! Hasilnya sampai dengan hari ini produksi ASI lancar terus, usia anakku sudah satu tahun.
Jadi cobalah untuk relaks dan tetep percaya diri bahwa pasti bisa. Aku dulu pernah dalam masa ASI eksklusif sempet produksi ASI turun karena capek, stress di kantor dan lain-lain. Akhirnya aku memilih cuti 1 hari. Pulang kantor, aku ijin suami mau luluran, besoknya saat cuti aku benar-benar membahagiakan diri dengan melakukan sesuatu yang membuat aku relaks. Masak dan bermain bersama anak-anak. Waktu yang satu hari tersebut dapat meluapkan masalah di kantor dan kembali bahagia dan bersemanggat yang akhirnya berpengaruh pada produksi ASI.
<< Mulai < Sebelum 1 2 3 4 Berikut > Terakhir >>
|