|
"Bagaimana menghadapi pembantu r.t. yang pacaran? Usianya 16 tahun dan baru bekerja 3 bulan. Memang di rumah aku bolehin malem keluar sampe jam 10, kalau malam minggu boleh sampai jam 11an. Aku pikir yang namanya anak muda pasti pengen ngumpul-ngumpul jugalah dengan temen-temennya. Tapi ini sekarang tiap hari keluar malem.Jam 10.30 baru pulang, pernah jam 11.30. Sudah aku tegur, tetapi 2 hari ini begitu lagi."
Masalah pembantu pacaran ternyata dialami juga oleh anggota WRM yang lain. "Aku pernah ngalamin hal tersebut dan waktu itu memang aku pecat dengan baik-baik. Karena perjanjian dari awal dia tidak akan pacaran dalam waktu dekat. Jadi waktu aku omongin ke dia ya aku balikin saja kata-kata dia waktu akan kerja di aku"
Atau pengalaman anggota yang lainnya. "Aku pernah punya kasus prt yang pacaran. Sebaiknya keluarkan saja karena takutnya nanti berbuat yang tidak-tidak apalagi kalau kita tidak ada di rumah. Biasanya orang yang lagi jatuh cinta kerjaannya suka tidak beres. Saya malah dulu tidak tahu kalau prt itu pacaran, karena di rumah saya + suami pergi pagi pulang sore, dan anak saya titip di rumah eyangnya yang tidak begitu jauh, saya tahunya dari buku harian yang dia tulis, yang tidak sengaja saya temukan. Selesai baca langsung hari itu juga saya suruh balik ke kampungnya, karena ternyata memang gaya pacarannya sudah terlalu jauh.
Saran untuk memberhentikan juga diungkapkan anggota yang lain. Daripada tiap malam was-was, nungguin pembantu pulang, sedangkan kita sendiri perlu istirahat.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sebaiknya sebelum menerima prt bekerja, berikan aturan yang harus dia patuhi, sejak awal jangan diberikan kebebasan untuk keluar malam. (MD)
|