|
"Bagaimana management waktu untuk ibu bekerja? Aku lagi berasa capek sekali. Kerja berangkat jam 6.15 pagi, kena macet, kerja seharian, kadang-kadang colongan belanja pas lunch time, pulang kantor sore, kena macet, sampai rumah kira-kira magrib atau kadang lebihmalem lagi. Itu sudah capek sekali. Tidak punya energi untuk main-maian dengan anak. Aku suka ngerasa bersalah kalau anak mengajak main tetapi karena aku capek sekali, berusaha agar anak cepat tidur agar aku bisa istirahat. Di kantor kerja mikirin rumah, di rumah capek, suami jadi tidak dapat perhatian dll. Bagaimana agar semuanya dapat kepegang?"
Masalah demikian memang sering dialami oleh ibu yang bekerja di luar rumah, lalu bagaimana mengatasinya?
Mommies di WRM memberikan tipnya, yang dapat membantu mengatasi masalah. 1. Bagi tugas dengan suami, beri pengertian pada suami untuk menerima pembagian tugas. Kalau pulangnya sama-sama malam, maka biar selama weekend suami yang pegang anak. 2. Cari pengasuh yang baik dan bayar dengan rate yang baik' juga. 3. Buat daftar belanja, daftar menu dan daftar kegiatan stimulasi anak ke pengasuh, kontrol dengan telpon, kontrol lewat anak juga kalau sudah bisa bicara. 4. Titipkan anak di day care dekat kantor. 5. Cari kerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah. 6. Pindah ke tengah kota, cari apartment, atau kontrak rumah. Kedengarannya biaya, tapi ini adalah penyelesaian yang paling komprehensive dibanding tinggal gratis di mertua atau orangtua tapi jauh dari pusat kota. Kita tidak capek di jalan, siang bisa mampir nengok anak. Kalau mendesak, mobil dijual buat beli apartment. Tidak ada mobil pun tidak terlalu masalah karena public service dan fasilitas kesehatan, belanja, OR dalam jangkauan. Nanti kalau tabungan sudah ngumpul, anak sudah nambah, beli rumah second di dalam kota, apartemen di sewakan. Jadi investasi-kan? 7. Cintai kerjaan dan nikmati weekend dengan massage. Hargai diri sendiri. We deserve it! 8. Jangan lupa sisipkan waktu untuk olahraga di jadwal pembagian waktu. (MD)
|