We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Mensiasati Minum Air Putih
Mensiasati Minum Air Putih E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 25 Oktober 2006

"Bagaimana menyiasati agar suka minum air putih, karena aku minum air putih paling banyak 2 gelas sehari. Karena terasa enek sekali dan kadang juga muntah. Terutama kalau minumnya air putih biasa, tidak dingin. Supaya minum banyak aku siasati dengan tambahan syrup, padahal aku tahu tidak bagus, pikirku dari pada tidak minum. Waktu dulu aku pernah kena radang ginjal, lalu diinjeksi. Beberapa kali sampai keluar kristalnya, Nah akhir ini aku berasa perut kiriku mulai rada sakit lagi, lalu bibir mulai kering, jadi takut." Demikian keluh seorang anggota WRM.

Bagaimana dengan cara mengingat bahwa kita sayang dengan tubuh kita? Seorang dokter di WRM memulai komentarnya.  Jika sayang, biasanya kita akan melakukan apa saja. Sedikit info, ginjal itu termasuk daya survivalnya tinggi sekali. Jadi kalau kerusakannya belum sampai 50 persennya biasnaya penderita jarang mengeluh sakit. Tapi justru karena itu biasanya kita terlena. Dan kalau sekalinya ginjal kita rusak, apalagi kalau sampai gagal ginjal, wah bisa repot semuanya. Yang pasti kualitas hidup kita bakal berkurang, suami, anak-anak akan ikut menderita, belum lagi kalau soal biaya, jangan ditanya. Kalau gagal ginjal harus cuci darah, wah yang namanya cuci darah tinggi biayanya. Lebih baik pencegahan darui pad mengobati. Jadi mumpung masih sehat dan masih bagus fungsi ginjalnya, mari kita jaga, salah satunya dengan minum air putih minimal 2 liter sehari, bukan 2 gelas ya.

Komentar lain datang dari anggota yang memberikan tipnya. Kalau saya lagi tidak "mood" minum air putih, ya saya campur dengan apa saja, tapi konsentrasinya kecil. Misal 25% susu fat free, 75% air. Atau 10% orange juice, 90% air. Pokoknya asal tidak tawar saja. Sebagai gantinya, saya tidak minum teh manis, sirup dsb. Kebetulan saya tidak terlalu suka manis. Yang namanya minum memang harus dipaksa. Pernah saya masang tulisan besar di seluruh penjuru rumah (terutama kabinet dapur) "Minum Air Putih!". Kadang saya tidak terasa haus, masak harus minum? Padahal seringkali tanda bahwa kita "haus" terasa oleh kita sebagai "lapar". Akibatnya ngemil mulu. Jadi sebenarnya keuntungannya banyak dengan rajin minum air putih, ginjal sehat, badang langsing. Kerugiannya cuman satu: jadi rajin ke toilet.

Manfaat minum air putih juga dirasakan seorang anggota saat terkena demam berdarah. Karena yang bersangkutan suka minum air putih saat terkena DB tidak perlu dirawat di RS, bahkan trombosit dapat dengan cepat meningkat.

Tip lain juga diberikan anggota dengan mencelupkan irisn lemon ke dalam air putih. Selain baunya sedap rasanya juga lebih enak. Atau bisa dicemplungi asam Jawa, dibikin sekalian gula asam, tambahkan gula Jawa. Buat yang agak banyak dan simpen di kulkas. Kalau punya wadah minum besar ukuran 2 liter, isi sepenuhnya buat simpenan di kulkas. Jangan lupa dicemplungi potongan lemon. Kalau di US, ada air minum yang dikasih sedikit rasa buah-buahan, mungkin di Indonesia juga ada. Yang lain bisa ditambah jahe segala, jadi wedang jahe.

Tidak suka minum air putih juga dirasakan anggota yang lain, tetapi beliau dapat mensiasatinya. Saat anggota tersebut sadar kalau kurang minum (air putih), dia ingat cara yang diajarkan untuk memberi minum anak sakit yang biasanya ogah minum. "Minumlah seteguk-seteguk saja, tapi sering," kalau bisa tiap seperempat jam sekali. Atau dengan menyediakan tempat air putih (kadang diberi irisan jeruk nipis/sitrun) + gelas di meja makan. Setiap kali lewat, minum seteguk. Ya bener-bener hanya seteguk saja, jadi tidak langsung "terasa memberatkan" di lambung.

Bahaya tentang kurang cairan di tubuh, diingatkan kembali oleh seoarang anggota yang lain. Bahkan beliau memforward email tentang bahayanya kurang minum.

Ke Kentalan Darah Dalam Tubuh, Mengapa Terjadi?

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.

Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya? Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak?

Belum sampai segitunya, (wihh, bayangkan otak kering gimana jadinya?) melainkan dari sumber terdekat: Darah!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

Bagaiman dengan otak? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, ya wajarlah namanya juga kurang makan.

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental...),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang. Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke. (MD)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement