We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Goresan Pena arrow Sajak dan Puisi arrow Olives Ocean
Olives Ocean E-mail
Rabu, 04 Oktober 2006

Buku ini dibuka dengan fragmen yang menarik. Olive Barstow meninggal dunia saat Martha Hubbard belum sempat mengenalnya. Mereka satu kelas, tetapi jarang menegur. Karenanya Martha tak habis pikir saat suatu hari ibu Olive mengantar diari mendiang putrinya ke rumahnya. Martha adalah temanku yang paling menyenangkan, tulis Olive. Olive bahkan tahu bahwa Martha, sama seperti dirinya, menyimpan obsesi menjadi penulis. Aneh.

Martha merinding membayangkan dirinya selama ini menyesaki lamunan gadis murung ini. Tiba-tiba disadarinya bahwa gadis itu memiliki sebagian karakternya. Mereka berdua sama-sama pendiam. Tak heran, Mrs. Barstow mengira mereka berdua bersahabat karib.

Saya mengira cerita akan menggulirkan pencarian Martha terhadap sosok mendiang Olive yang misterius. Namun ternyata tidak. Fragmen Olive menempel seperti koyo di kisah Martha; ia lekat, namun tak bersatu. Martha tak bisa mengusir Olive dari benaknya, namun pada saat yang sama dia juga sibuk dengan kisah cintanya sendiri. Saat memutuskan bahwa kisah pertama yang akan ditulisnya adalah tentang Olive, Martha meramunya dengan kegelisahannya sendiri. Martha tak tahu banyak tentang Olive, dan Kevin Henkes tak berusaha mencari tahu. Tampaknya sosok Olive hanya dihadirkan untuk mengantar romantika kisah Martha saja; cinta pertama, dikhianati pacar, konflik keluarga, juga ambisi remaja. Klise.

Anyway. Kevin Henkes adalah penulis yang tak biasa. Buku bergambar yang digarapnya, “Kitten’s Full Moon” memenangkan Caldecott Award tahun 2005. Sesungguhnya dia adalah ilustrator ulung. Di tangannya bahasa menjelma gambar. Kata-kata memancarkan impresi yang kuat, seperti ilustrasi. Bab-bab di Olive’s Ocean ini pendek-pendek, bertutur singkat saja, namun penggambarannya sempurna. Seperti dia bukan menulis, tetapi menggambar kata-kata dengan detil yang kaya. Tak berlebihan kalau buku ini meraih Newberry Honor tahun 2003.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement