We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Buah Hati arrow Menyiasati si Kecil yang Sembelit.
Menyiasati si Kecil yang Sembelit. E-mail
Pengirim: Shrie Amriza   
Selasa, 12 September 2006

Si kecil susah Buang Air Besar? Adalah kejadian yang sangat tidak nyaman untuknya, tidak heran jika si kecil menjadi rewel bila saat mulesnya tiba, ia akan berusaha habis-habisan membuang pupnya. Tapi pupnya hanya keluar sedikit, berbentuk bulat dan keras. Mengakibatkah Anusnya menjadi lecet dan terkadang mengeluarkan darah karena iritasi.

Apa sih yang menyebabkan si kecil sembelit? Secara umum sudah kita ketahui, bayi yang mendapat ASI Eksklusif jarang sekali terkena sembelit atau susah BAB. Karena ASI mengandung enzim-enzim yang bisa membantu proses pencernaan, bila di perhatikan kotoran yang di keluarkan pun hampir selalu lunak.

Sementara itu kebanyakan anak – anak yang mengkonsumsi susu formula cenderung mengalami sembelit. Penyembabnya antara lain karena susu sapi memiliki komponen yang berbeda dengan ASI. Misalnya; Susu sapi memiliki protein kasein yang lebih tinggi (Kasein adalah bagian yang paling sulit dicerna oleh usus manusia). Apalagi bila si anak mempunyai system pencernaan yang belum optimal maka peluang untuk terkena sembelit semakin besar.

Untuk anak yang lebih besar, biasanya sembelit disebabkan oleh makanan yang di konsumsi, kurang serat dan kurang cairan. Selain itu, sembelit juga dapat terjadi bila si anak kurang menggerakkan badan atau sering menahan BAB.

Bila mom tidak ingin melihat si kecil mengalami sembelit, dibawah ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah sembelit:

1. Berikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan.

2. Apabila si kecil terpaksa harus mengkonsumsi susu formula, sebaiknya konsultasi dengan DSA agar dapat memilih susu formula yang tepat

3. Biasakan si kecil menkonsumsi makanan yang berdaya serat tinggi, seperti: buah-buahan dan sayuran.

4. Berikan air putih dalam jumlah yang cukup. Air putih befungsi melunakkan kotoran agar mudah di keluarkan.

Bila sembelit sudah terjadi, Mom dapat melakukan tips berikut:

1. Untuk bayi, tekuk kedua pahanya kearah perut. Tindakan ini akan meningkatkan tekanan di dalam perut, dan menyebabkan kotoran terdorong keluar.

2. Untuk merangsang rasa ingin BAB pada bayi, lakukan pijatan lembut di bawah pusar dengan konstan selama 2 - 3 Menit.

3. Beri buah atau jus buah yang mengandung serat tinggi.

4. Cari tau penyebab sembelit si kecil terlebih dahulu sebelum mom memberikan obat pencahar. JANGAN tergantung pada obat Pencahar.

5. Bila segala cara sudah di lakukan dan si kecil masih bermasalah dengan BAB nya, sebaiknya konsultasi dengan DSA.

(WRM/SA)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement