|
Si kecil susah Buang Air Besar? Adalah kejadian yang sangat tidak
nyaman untuknya, tidak heran jika si kecil menjadi rewel bila saat mulesnya
tiba, ia akan berusaha habis-habisan membuang pupnya. Tapi pupnya hanya keluar sedikit, berbentuk bulat dan keras. Mengakibatkah Anusnya
menjadi lecet dan terkadang mengeluarkan darah karena iritasi.
Apa sih yang menyebabkan si kecil sembelit? Secara umum sudah kita ketahui, bayi yang mendapat ASI Eksklusif jarang sekali terkena sembelit
atau susah BAB. Karena ASI mengandung enzim-enzim yang bisa membantu
proses pencernaan, bila di perhatikan kotoran yang di keluarkan pun hampir
selalu lunak.
Sementara itu kebanyakan anak – anak yang mengkonsumsi susu formula
cenderung mengalami sembelit. Penyembabnya antara lain karena susu sapi
memiliki komponen yang berbeda dengan ASI. Misalnya; Susu sapi memiliki
protein kasein yang lebih tinggi (Kasein adalah bagian yang paling sulit
dicerna oleh usus manusia). Apalagi bila si anak mempunyai system
pencernaan yang belum optimal maka peluang untuk terkena sembelit semakin
besar.
Untuk anak yang lebih besar, biasanya sembelit disebabkan oleh makanan
yang di konsumsi, kurang serat dan kurang cairan. Selain itu, sembelit
juga dapat terjadi bila si anak kurang menggerakkan badan atau sering
menahan BAB.
Bila mom tidak ingin melihat si kecil mengalami sembelit, dibawah ini
beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah sembelit:
1. Berikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan.
2. Apabila si kecil terpaksa harus mengkonsumsi susu formula, sebaiknya
konsultasi dengan DSA agar dapat memilih susu formula yang tepat
3. Biasakan si kecil menkonsumsi makanan yang berdaya serat tinggi,
seperti: buah-buahan dan sayuran.
4. Berikan air putih dalam jumlah yang cukup. Air putih befungsi
melunakkan kotoran agar mudah di keluarkan.
Bila sembelit sudah terjadi, Mom dapat melakukan tips berikut:
1. Untuk bayi, tekuk kedua pahanya kearah perut. Tindakan ini akan
meningkatkan tekanan di dalam perut, dan menyebabkan kotoran terdorong
keluar.
2. Untuk merangsang rasa ingin BAB pada bayi, lakukan pijatan lembut di
bawah pusar dengan konstan selama 2 - 3 Menit.
3. Beri buah atau jus buah yang mengandung serat tinggi.
4. Cari tau penyebab sembelit si kecil terlebih dahulu sebelum mom
memberikan obat pencahar. JANGAN tergantung pada obat Pencahar.
5. Bila segala cara sudah di lakukan dan si kecil masih bermasalah
dengan BAB nya, sebaiknya konsultasi dengan DSA.
(WRM/SA) |