We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Buah Hati arrow Mempersiapkan Ramadhan untuk Anak
Mempersiapkan Ramadhan untuk Anak E-mail
Pengirim: Hani Iskadarwati   
Rabu, 30 Agustus 2006

Tak lama lagi akan tiba bulan suci Ramadhan. Bagi orang tua dengan anak-anak balita maupun anak bawah usia 10 tahun, sangatlah tepat bila sebelum memasuki bulan suci Ramadhan ini kita ikut mempersiapkan anak-anak dalam menyambutnya.

1. Ajak anak untuk mengenal makna dan sejarah Ramadhan. Buatlah ringkasan sejarah mengenai Ramadhan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh anak. Untuk anak yang sudah bersekolah di kelas 1, 2 atau 3 SD, dapat diberikan berbagai proyek yang menarik.
Contohnya:

  1. Membuat kliping cerita mengenai Ramadhan dari berbagai buku anak atau majalah anak. Anak diberikan satu buku gambar kosong yang dapat ditempel dengan fotokopi artikel atau cerita dari dalam buku/majalah. Anak dapat menghias fotokopian tersebut sesuai dengan imajinasi dan kreatifitasnya.
  2. Anak diminta menceritakan pemahamannya mengenai Ramadhan. Apa itu Ramadhan. Apa yang diwajibkan dilakukan saat Ramadhan. Apa yang dilarang dilakukan saat Ramadhan. Siapa yang wajib menjalankan puasa/Shaum?
  3. Anak diminta bertanya mengenai Ramadhan.
  4. Berdiskusi dengan anak mengenai Ramadhan.

2. Ajak anak untuk mengetahui pengalaman orang tua saat orang tua kecil dan pertama belajar berpuasa.

  1. Bila nenek kakek atau paman bibi juga ada, ajak semuanya untuk bercerita pengalaman berkesan mereka saat Ramadhan.
  2. Kumpulkan cerita, foto atau bila ada film dokumenter mengenai pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan di berbagai tempat dan negara.
  3. Ajaklah anak untuk mengenal ritual yang biasa dilakukan keluarga pada saat pelaksanaan puasa Ramadhan, sejak Sahur hingga persiapan Sahur setiap harinya di bulan Ramadhan.
  4. Ajaklah anak untuk mengeluarkan pertanyaan dan pendapat mereka termasuk memperkenalkan berbagai ibadah lainnya di dalam agama.
  5. Bagi anak Balita sosialisasi akan pentingnya Ramadhan bagi keluarga dengan menekankan kebahagiaan keluarga akan datangnya Ramadhan dapat dimanifestasikan dengan membersihkan dan menghiasi rumah, memutar lagu Islami, ayat suci, dan melakukan ibadah bersama keluarga.
  6. Bagi anak yang sudah bersekolah, sudah wajib bagi orang tua untuk mengajarkan tatacara ibadah, termasuk tatacara puasa Ramadhan. Meskipun anak belum mempunyai kewajiban ntuk beribadah, namun orang tua telah mempunyai kewajiban untuk mengajarkan dan menanamkan kecintaan akan ibadah dan agama.

3. Ajaklah anak untuk berbicara mengenai keutamaan dan kelebihan ibadah di bulan Ramadhan dibandingkan ibadah yang sama di lain waktu.

  1. Ajak anak membuat catatan mengenai kelebihan tersebut, dengan mengutip sumbernya ( Al Quran dan Al Hadits). Bagi anak yang belum bisa menulis dan membaca, dapat kita bantu menuliskan atau menggambarkannya. Anak dapat memberikan hiasan atau ornamen yang disukainya.
  2. Buatlah permainan tanya jawab, atau model monopoli yang diubah dengan keterangan ibadah saat Ramadhan.

4. Kesempatan baik untuk memulai mengajarkan agama kepada Balita dan anak bawah 10 tahun.

  1. Mulai mengenalkan cara membaca huruf Hijaiyah.
  2. Membuat huruf Hijaiyah yang besar dan anak dapat diminta mewarnai huruf tersebut sambil menghafal.
  3. Mengenalkan nama-nama Nabi dan Rasul Allah.
  4. Mengenalkan mengenai berbagai agama yang ada di dunia.
  5. Mengajarkan untuk menghormati dan menghargai perbedaan di antara pemeluk agama.
  6. Menanamkan bahwa orangtua berkewajiban mengajarkan mengenai fondasi dan dasar agama kepada anak-anak,sedangkan anak akan mempunyai kewajiban selayaknya orang dewasa setelah anak memasuki masa akil-balig.
  7. Memasukkan anak ke madrasah/TPA atau belajar agama secara privat.
  8. Mengajak anak untuk melakukan ibadah bersama baik di rumah maupun di mesjid.
  9. Ikut melibatkan anak di dalam kegiatan komunitas beragama, misalnya berbagai acara pengajian, perhelatan perkawinan, menengok kelahiran bayi, akikah, menjenguk orang sakit, hingga acara kematian dan penguburan.
Di samping mengajarkan anak berbagai ilmu agama, yang penting diingat adalah bahwa anak merekam semua kejadian yang dialami dan dilihat dalam kesehariannya. Oleh karena itu, peran orang tua sebagai cermin yang dilihat sehari-hari oleh anak sangatlah menentukan. Jangan sampai anak-anak melihat hal yang kontradiksi antara yang diajarkan orang tua dengan yang dilakukan orang tua sendiri.

Selamat Mempersiapkan Ibadah Shaum Ramadhan.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement