|

Si kecil mom salah satu member wrm-indonesia dinilai mengalami keterlambatan perkembangan motorik kasar. Sang buah hati yang sudah berusia 9 bulan masih saja belum dapat duduk sendiri serta merangkak. Ia hanya dapat berguling-guling dan tengkurap. Karenanya sang dokter menyarankan agar dilakukan terapi untuk menunjang perkembangan motoriknya. Sharing moms di wrm-indonesia? Simak yuk!.
"Salah satu pengurut bayi yang cukup berkualitas dapat ditemukan di jalan Sulaiman Gg. Ikhlas, ibu Hj. Hindun. Menurut saya bayi memang baik kalau sering diurut (minimal satu minggu sekali). Selain dapat melancarkan peredaran darah, proses pijat juga dapat menjadikan bayi lebih aktif dalam berbagai hal."
" Putriku (17 bulan) setiap dua minggu sekali dipijat oleh
therapist rumah sakit, yang bisa dipanggil ke rumah. Therapis anakku ini pernah bercerita saat ia sedang menangani bayi usia satu bulan yang tangannya patah karena proses kelahiran yang salah. Setelah beberapa kali proses pemijatan, mulai timbul reaksi. Tapi terapinya memang harus rutin. Dari yang aku tau, bayi tersebut diterapi tiga minggu sekali dan dipijat juga. Kalau diterapi, therapistnya membawa alat pendukung. Aku memang belum pernah mencoba terapi, paling hanya dipijat saja. No kontak beliau 0815.9340.213, namanya Mbak Diah."
" Beberapa minggu yang lalu anak saya (9 bulan) dipijat oleh dukun bayi di daerah Mampang. Percaya tak percaya, sehari setelah dipijat si kecil sudah mulai merangkak-rangkak dengan perutnya. Juga ia terlihat lebih lincah. Saat ini setelah hampir seminggu pijat, ia sudah bisa merosot sendiri bila berada di ujung tempat tidur atau sofa. Saya berencana agar ia dipijat lagi, karena ia belum dapat duduk." (DaI/WRM) |