We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Dampak Kurang Tidur
Dampak Kurang Tidur E-mail
Pengirim: Sylvie Gill   
Rabu, 09 Agustus 2006

Kurang Tidur ? Rasanya hampir semua orang kerap menghadapi masalah yang satu ini, apalagi jika anak-anak kita sedang sakit, kejar waktu untuk merampungkan tugas dari kantor, dan masih banyak lagi sesuai dengan keseharian kita masing-masing. Tulisan di bawah ini akan membahas dampak kurangnya jam tidur.

Sebuah fakta yang mengemukakan bahwa orang yang jam tidurnya kurang dari 7 jam dalam sehari cenderung akan menjadi menjadi gemuk. Pertanyaan yang timbul dari kita tentunya : Oh ya ? Bukankah akan menimbulkan rasa lelah dan perlahan-lahan akan membuat bobot tubuh menjadi berkurang? Rasanya kita kerap mendengar komentar: kurang tidur tuh, dia - makanya badannya kurus.

Ternyata kurangnya jam tidur kita tersambung langsung ke sistem hormon yang ada di tubuh kita. Adalah hormon ghrelin yang kadarnya meningkat jika jumlah kita kurang tidur, dan memicu nafsu makan. Satu lagi adalah hormon leptin, yang kadarnya akan tertekan dan berefek yang sama, yaitu menambah nafsu makan.

Para ilmuwan di Universitas Bristol mengatakan bahwa perubahan hormon di atas lah yang disebabkan oleh kurangnya waktu tidur akan meningkatkan nafsu makan kita. Sebuah riset juga menunjukan bahwa kurangnya waktu tidur memicu kita untuk mengkonsumsi makanan yang manis-manis, tentunya ini pun berefek ke berat badan. Apalagi jika tidak berolah raga, tentunya tidak ada pembakaran dan semua lemak akan bertumpuk. Kebiasaan tidur larut malam dan ditambah dengan keberadaan cemilan yang menjadi teman setia setiap malam akan sangat mendukung penambahan berat badan.

Dari artikel ini, diterangkan jika waktu melek kita lebih panjang, tentunya keinginan untuk mengunyah makanan juga semakin panjang. Pada wanita, artikel yang satu ini diterangkan bahwa kita akan kehilangan brain tissue. Sementara pada anak-anak, pada artikel ini diterangkan bagaimana kegemukan pada anak-anak dapat merusak pembuluh darah mereka.

Lepas dari jumlah waktu tidur yang kurang, sebenarnya ada beberapa faktor lain yang menyebabkan kegemukan, dapat disimak di sini.

Kesimpulannya : tambahlah waktu tidur kita, perhatikan juga asupan makanan dan sebisa mungkin untuk dapat melakukan kegiatan olah raga minimum 20 - 30 menit untuk mencegah kegemukan yang kalau tidak diantisipasi akan menyebabkan obesitas dan efek domino kesananya banyak membawa berbagai penyakit. Pepatah : Lebih baik mencegah daripada mengobati betul-betul harus ditanamkan mulai sekarang, belum lagi biaya pengobatan yang tidak murah jaman sekarang. (Sylvie Gill)

Dirangkum dari berbagai sumber.

Image source : BBC

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru




Advertisement