We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Lain-Lain arrow Baca SMS Suami
Baca SMS Suami E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 02 Agustus 2006

Masalah kepercayaan terhadap suami itu penting, namun bagaimana kedudukan kasus membaca sms di hp suami? Demikian tema yang diajukan oleh salah seorang mom di wrm-indonesia.

Salah seorang temannya mengatakan bahwa membaca sms di hp pasangan adalah satu kewajaran karena memang sebaiknya tak ada rahasia di antara suami-istri. Beliau sendiri berpendapat, SMS sifatnya pribadi sehingga sudah sewajarnya dihargai keprivasian yang dimiliki. "Aku saja tidak suka SMS aku dibaca suami *biarpun isinya juga engga ada apa-apa* dan aku juga tidak pernah baca-baca SMS di HP suami. Namun ya berbeda bila suami sendiri yang menyuruh membacanya" tulis beliau. Bagaimana pendapat mommies di milist wrm ?

"Kalau masalah mengecek sms di HP suami, saya rasa wajar saja. Terus terang, hal itu saya lakukan hampir tiap malam. Alasannya bukan karena tidak percaya dengan suami, namun lebih kepada cek ricek apakah ada berita dari keluarga yang dikirim ke HP suami, karena suami seringkali lupa menyampaikan berita dari keluarga bahkan kadang sms tersebut tidak dijawab olehnya. Sampai-sampai ibu mertua pernah sms saya bertanya kenapa anaknya tidak pernah menjawab sms-nya selama 1 bulan (kami tinggal berlainan negara dengan orang tua).

Pernah juga menemukan sms sok akrab dari teman wanitanya sih, katanya itu cuma temen di dunia maya (tapi herannya saling tukar nomer telepon ya?). Pernah dia diajak bertemu, tapi untungnya suami tak mau. Kalau menurut saya, yang lebih sulit dikontrol adalah saat chatting!".

"Aku juga sering membaca sms di HP suami. Terutama saat malam sebelum tidur sambil merapihkan rumah. Suamiku punya kebiasaan HP dan dompet diletakkan begitu saja di atas meja tamu. Jadi iseng saja membuka-buka smsnya dia. Isinya biasanya hanya sekitar pekerjaan atau termin bertemunya dengan teman-teman/kantor. Menurutku sih sah-sah saja cek sms si dia sepanjang dia tidak tahu.Kalau sampai dia tahu bahwa aku seringkali melihat-lihat sms nya, aku yakin sekali dia pasti sebal, tapi dia tak pernah tahu hingga saat ini".

"Kalau aku pribadi tidak punya kebiasaan membuka sms di HP suami. Alasan utamanya karena tidak pernah kepikiran saja :). Toh kalau ada berita yang aku perlu tahu, suamiku akan cerita. Dan bagiku, ini termasuk salah satu cara mengurangi beban pikiran. Coba kalau aku buka sms suamiku kemudian ternyata di sana ditemui adanya sms tentang pekerjaan yang belum selesai walau telah medekati deadline atau masalah di kantor serta temannya yang sedang curhat, mau tak mau aku malah kepikiran."

"Kalau aku mungkin bisa dikira istri kurang ajar karena semenjak masa pacaran, aku selalu merasa wajib mengecek HP si dia. Ia sendiri tak keberatan, bahkan sampai e-mail pribadinya aku tahu password nya segala. Yang aku tidak bisa buka hanya email kantornya. Tapi pernah suatu kali aku main-main ke kantornya dan terjadilah ritual rutin tersebut.

Kalo ada sms dari wanitapun, misalnya cuma basa basi (bukan bicara yang mesra), aku selalu menanyakan: ini siapa sih? kok tidak pernah cerita temen yang ini? . Mungkin keterlaluan sekali ya, tapi bila suami berlaku hal yang sama ke aku, ya akunya juga tidak boleh keberatan, musti ada timbal balik juga. Intinya sih, coba saja dibicarakan berdua dan jangan sekali-kali mencoba membuka-buka isi sms suami tanpa sepengetahuan si suami. Ribet nanti jadinya."

" Hmmm...kalau aku, hobinya membaca sms di hp suami saat belum menikah. Tapi sekarang sudah tidak lagi, apalagi setelah si kecil kami sudah lahir. Entah kenapa, kok ya jadi tidak tertarik membaca-baca sms kemudian mengutak-ngatik HP nya. Malah sekarang suami yang suka membuka-buka HP ku.

"Kalau aku sih termasuk yang sering diminta tolong oleh suami untuk membacakan dan membalas SMSnya!. Seringkali di perjalanan, di mana dia sedang menyetir ataupun di rumah. Jadi pada dasarnya, dia tidak keberatan jika aku membuka dan membaca SMSnya. Jadi memang seperti mommies yang sudah sharing lebih awal, kepercayaanlah landasan dari semua ini.

"SMS itu sifatnya personal, ndak boleh asal main baca saja. Aku menghormati hal terseutb karena suami juga tidak pernah melakukannya ke aku. Tapi setelah ada kejadian dengan si dia yang agak-agak tergelincir beberapa waktu yang lalu, aku jadi penasaran dengan isi sms di HPnya. Berhubung HP selalu dibawa, walau saat di rumah, aku biasanya langsung bertanya pada suami. Bila ia tidak jujur, aku hanya meledeknya saja.

Masalah sms ini memang menyebekan. Kalau dipikirkan terus malah bikin pusing. Kalo aku sih tetap percaya dengan suami. Waspada saja dan tidak perlu mengintip SMS di HP suami. Lihat saja dari kelakuannya kalau ternyata ada yang berbeda, baru agak diinterogasi sedikit".

"Baca sms di HP suami? hampir tiap hari tuh. Bukannya apa-apa, karena suami suka sekali meminta bantuanku untuk membalas sms dari teman-temannya. Kadang teman suami menitip pesan buat aku lewat HP suamiku, begitu pula sebaliknya. Bahkan kadang kita malah bertukar HP.

Kalau soal e-mail, kami memang malas untuk utak atik. Tak lain karena urusan ibu-ibu dan bapak-bapak jelas berbeda, jadi tidak pernah tuh minta tolong untuk membales e-mail. Kalau chatting sih suka gantian. Jadi jangan kaget kalau chatting denganku tiba-tiba gaya bahasanya berbeda. Patut diwaspadai kalau itu ulah suamiku yang sedang iseng."

"Baca sms di HP suami? Nggak lah daripada menambah pikiran.Apalagi suamiku tinggal di luar kota dan akhir minggu baru pulang. Kalau pun ada sms 'gelo' pasti sama dia udah dihapus. Daripada curiga saja, lebih baik tidak dibaca. Nanti malah waktu bertemu yang hanya dua hari malah terisi dengan bertengkar dan urusan yang tidak jelas. Seandainya ada yang tidak beres, pasti akan ketahuan juga." (DaI/WRM)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement