We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Yang Lain arrow Sepuluh Aturan Emas Manajemen Rumah Tangga
Sepuluh Aturan Emas Manajemen Rumah Tangga E-mail
Pengirim: DA Inayati   
Selasa, 30 Mei 2006
Kehadiran si kecil dalam kehidupan moms tentu akan membawa beberapa perubahan dalam rutinitas harian. Salah satunya adalah semakin banyaknya pekerjaan rumah tangga yang harus moms lakukan sekaligus semakin sedikit waktu yang moms miliki untuk melakukan setumpuk pekerjaan yang ada. Hanya ada satu strategi yang dapat menyelamatkan moms dari situasi tersebut: rencanakan dan jalankan manajemen rumah tangga moms sebaik mungkin!.

Berikut merupakan beberapa "aturan-aturan emas" yang dapat moms gunakan sebagai rambu rambu pelaksanaan manajemen rumah tangga yang baik. Semoga bermanfaat!.

1. Prioritaskan melakukan pekerjaan yang terpenting terlebih dahulu.

Tanpa adanya perencanaan prioritas kepentingan, moms akan terjebak dengan tumpukan "pe er" pekerjaan yang bukan tak mungkin malah memusingkan moms. Daftar prioritas akan menjadi panduan bagi moms untuk mencapai hasil yang optimal berdasarkan kepentingan yang telah moms buat.

2. Buat target perencanaan pekerjaan yang realistis sekaligus "date line" pekerjaan tersebut.

Waktu yang 24 jam tak dapat ditambah ataupun dikurangi. Karenanya jangan siksa diri moms dengan mentargetkan pekerjaan di luar kemampuan moms. Setelah moms membuat rencana kerja, tetapkan pula kapan rencana "date line" pekerjaan tersebut. Orientasi waktu akan banyak memotivasi moms untuk mencapat target pekerjaan moms!. Kalau perlu, buat papan khusus untuk menuliskan segala target kerja dan batas waktu finishing touch nya di  tempat yang mudah terlihat.

3. Sadari di diri moms bahwa pekerjaan moms memang tidak akan pernah berakhir.

Saat si kecil menghampiri moms untuk mengajak bermain dan terpaksa moms tolak karena moms ingin menyicil tumpukan pekerjaan, bukan merupakan tindakan bijaksana. Harus moms akui, pekerjaan moms tak akan pernah habis.  Karenanya tinggalkan pekerjaan bila moms  sedang mood untuk bermain-main bersama si kecil.

4. Gunakan jasa "bantuan" bila memungkinkan.

Tak ada salahnya menggunakan jasa menyeterika, membersihkan rumah, belanja on-line, bila moms dapat melakukannya. Tentu "bantuan jasa" tersebut harus disesuaikan dengan dana yang tersedia. Penggunaan jasa jasa tersebut toh bukanlah mengartikan moms tak lagi menjadi ibu rumah tangga yang baik. Gunakan waktu yang moms delegasikan dengan kegiatan kegiatan yang memuaskan batin moms. Mempererat hubungan emosional yang moms jalin dengan si kecil melalui permainan, mempertinggi produktifitas moms dengan berkarya adalah beberapa hal yang dapat dilakukan.

5. Rencanakan "free time" moms di waktu yang tetap, kemudian diskusikan dengan seluruh keluarga.

Free time bagi moms merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Waktu bebas tersebut dapat dimanfaatkan untuk sejenak menimbun energi baru untuk beraktivitas lanjut. Tersedianya waktu eksklusif, pun hanya 30 menit per minggunya, akan menjadi "dopping" energi baru untuk melanjutkan rutinitas. Entah waktu bebas tersebut digunakan dengan melakukan aktivitas bersama si kecil ataupun moms lakukan sendiri merupakan keputusan moms. Jangan lupa, diskusikan dengan seluruh anggota keluarga. Hal tersebut perlu dilakukan tak lain bertujuan untuk menghindari terjadinya konflik yang tidak diinginkan.

6. Delegasikan pekerjaan pada setiap anggota keluarga sesuai dengan kemampuannya.

Bila moms memiliki dana terbatas sehingga tak memungkinkan untuk menyewa jasa bantuan, libatkan seluruh anggota keluarga dalam menjalankan roda aktivitas rumah tangga. Percayakan kemampuan mereka untuk melakukan tugas tugas kerumahtanggaan, tentu sesuai dengan usia dan kemampuannya. Tak kalah penting, hargai apapun hasil kerja yang telah dilakukan oleh setiap anggota keluarga!.

7. Nikmati peran moms di rumah tangga.

Pekerjaan rumah tangga memang tiada habisnya. Bila kesemuanya selalu dilakukan dengan perasaan tertekan dan terpaksa, hal tersebut tentu akan membawa dampak buruk pada emosi moms. Perasaan negatif yang senantiasa menghantui diri moms hanya akan membuat  hidup moms terasa semakin sempit dan beban semakin terasa berat!.

8. Sesekali mengeluh dapat ditoleransi, namun jangan biarkan tetap mengendap di hati dan pikiran.

Bagaimanapun moms manusia dengan energi terbatas. Karenanya sesekali mengeluh adalah hal yang wajar, namun jangan biarkan "ia" berlama bermukim di hati dan pikiran. Tengok kembali kehidupan moms yang telah dijalani. Inginkah moms benar benar menukar peran sebagai ibu dan istri karena alasan rutinitas yang membosankan?.

9. Jangan lupakan kontak sosial.

Pelihara hubungan pertemanan dengan sahabat sahabat dekat moms.  Kerutinan menjalin kontak entah melalui fasilitas komunikasi ataupun bertemu langsung merupakan aset penting bagi pembentukan kepuasan diri. Moms adalah makhluk sosial yang tetap membutuhkan orang lain di kehidupan moms.

10. Singkirkan prinsip hidup "perfeksionis"!.

Dengan waktu yang hanya 24 jam disertai tumpukan pekerjaan yang tak akan pernah habis, mau tak mau moms harus menyusun daftar prioritas dan sedikit menyingkirkan prinsip kesempurnaan. Tanamkan  di hati dan pikiran bahwa moms memiliki kemampuan terbatas. Karenanya menuntut diri agar seluruh target kerja berbuah sempurna adalah hal yang tak akan membawa keuntungan. (DaI)


Diadaptasi dari "Den Alltag in den Griff bekommen" karya Julia Rogge.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement