Jika kita ditanya "Apa hobinya?", hampir bisa dipastikan akan keluar minimal satu jawaban. Membaca buku, menyanyi, bermain musik, memasak, nonton bioskop, ataupun berkebun. Yang menjawab "Tidak punya hobi" mungkin tidak menyadari bahwa paling tidak ada satu kegiatan yang dia nikmati sebagai pelepas jenuh. Entah itu menonton tivi, mendengarkan musik, atau mengobrol asyik dengan sahabat. Ya, hobi adalah aktivitas yang dinikmati di waktu luang dan menjadi pengalih perhatian seseorang dari rutinitas dan kesibukan sehari-hari.
Menyenangkan
Bisa dikatakan, hobi merupakan sebuah pemenuhan kebutuhan batin untuk melepaskan diri dari kejenuhan dan kelelahan, karenanya dalam menjalankan hobi yang terpenting adalah tercapainya rasa senang dan kepuasan batin.
Bagi penggemar sepakbola, mereka tidak peduli jika harus begadang demi menunggu jadwal pertandingan siaran langsung Piala Dunia. Yang penting puas sudah bisa menonton kesebelasan favoritnya. Atau untuk para kolektor perangko kuno, mereka rela mengeluarkan biaya yang tidak sedikit demi berburu perangko-perangko unik untuk menambah koleksinya.
Untuk orang lain mungkin terbersit pikiran "Ngapain sih, capek begadang cuma buat nonton bola disepak-sepak berjam-jam" atau "Rugi deh keluar uang ratusan ribu hanya untuk secarik kertas kecil". Mereka tidak bisa mengerti kepuasan batin yang dialami, sebab tidak memiliki hobi yang sama.
Menyehatkan
Beban kesibukan pekerjaan di kantor, tanggung jawab mengurus anak dan rumah tangga, kemacetan lalu lintas dan lain-lain, kesemuanya sedikit banyak membuat stress, kelelahan fisik, dan hilang konsentrasi. Jika dibiarkan terus menerus tanpa "diobati", stress yang menumpuk dapat menimbulkan depresi atau jatuh sakit.
"Temukan dan kerjakan suatu hobi!" adalah salah satu resep yang selalu dianjurkan sebagai obat stress. Pernahkan kita perhatikan seseorang yang sedang menjalankan atau membicarakan hobinya? Ia terlihat bersemangat, tekun dan menikmati kegiatannya, juga tersirat di wajahnya rasa senang dan kepuasan. Tidak ada yang terlihat terpaksa. Mereka yang terhanyut dalam hobinya adalah orang yang bahagia.
Melakukan hobi yang dinikmati dapat membuat pelakunya lebih rileks. Menjalankan hobi menjadi sarana rekreasi alami bagi otak. Pikiran yang tegang diberi kesempatan untuk beristirahat sebelum bersiap kembali menghadapi kesibukan sehari-hari, dan kelelahan fisik pun disuntik' dengan semangat baru.
Tidak lupa mereka yang memang hobinya melakukan olahraga tertentu, tentu saja merupakan hobi yang menyehatkan.
Menghasilkan
Hobi seringkali dituding menjadi sumber pemborosan sebab penyaluran hobi kadang memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kalau sudah kadung cinta dengan satu hobi, rasanya tidak perlu pikir panjang merogoh kocek untuk hobi kita. Terkadang sampai kita lupa bahwa ada yang lebih penting daripada hobi. Tegakah kita menggunakan dana untuk membeli susu bayi untuk biaya upgrade penampilan mobil kesayangan? Tentu tidak.
Ada baiknya kita selalu ingat untuk memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan, dan mengatur alokasi dana untuk hobi, sehingga terhindar dari pemborosan yang malah ujung-ujungnya menambah beban pikiran kita sendiri. Bukankah salah satu tujuan hobi adalah mengobati stress dan bukannya menambah stress?
Untuk 'membalas'nya, mengapa tidak menghasilkan uang dari hobi? Tidak sedikit yang memulai bisnis dari hobi. Mereka yang senang memasak dan membuat kue, mengembangkannya lebih jauh dengan membuka katering atau bakery. Yang senang berkarya membuat kerajinan tangan, mulai menerima pesanan dan memasarkan hasil karyanya.
Mengerjakan suatu pekerjaan yang dilandasi dengan kesenangan, akan membuat kita lebih menikmati pekerjaan tersebut, lebih tekun, ikhlas, dan bersemangat untuk menghasilkan yang terbaik. Melakukan sesuatu yang kita sukai kemudian mendapatkan imbalan darinya, siapa yang tidak mau?
Di bawah ini beberapa tips dari Mike Rini seorang perencana keuangan dalam artikelnya "Hobi Yang Menghasilkan Uang", bagi mereka yang ingin mengembangkan hobi menjadi bisnis.
Langkah Awal Mengubah Hobi Menjadi Bisnis
Satu hal yang berat dalam melakukan usaha ialah melakukan langkah pertama. Meski demikian, langkah pertama tetap saja melakukannya. Bukankah hal-hal besar itu berawal dari yang kecil, dan langkah seribu, tidak mungkin terjadi tanpa langkah pertama. Apa saja yang harus dilakukan agar hobi kita bisa menghasilkan uang, berikut ini adalah caranya :
1. Luangkan waktu lebih banyak untuk menekuni hobi Anda, dan hasilkan hasil karya dengan kualitas yang lebih baik dan kuantitas yang lebih banyak. “ Practise makes perfect “ dengan terus berlatih maka kita akan menghasilkan karya yang semakin baik. Hasil karya yang berkualitas tentunya meningkatkan nilai jualnya, apalagi jika banyak orang yang menekuni hobi yang sama, tentunya produk Anda harus mempunyai nilai lebih dibandingkan produk sejenis. Paling tidak hasil karya Anda mampu bersaing di pasaran.
Masalahnya ketika hobi yang biasanya dilakukan diwaktu luang jika akhirnya menjadi rutinitas, maka si pehobi cenderung menjadi malas melakukannya. Hal ini secara alamiah memang terjadi, namun itulah konsekuensi dari perubahan hobi menjadi bisnis.
Supaya Anda tidak tersiksa dalam proses perubahan ini, maka lakukanlah secara perlahan atau bertahap, jangan memaksakan diri untuk meluangkan waktu jauh lebih banyak, tetapi sedikit lebih banyak saja dari waktu ke waktu. Misalnya jika bisanya Anda membuat hasil karya sebulan sekali, maka jangan memaksa diri untuk membuat hasil karya seminggu sekali. Tingkatkan produktifitas menjadi sebulan dua kali, kemudian jika sudah merasa nyaman dengan ritme kerja yang baru, jangan ragu-ragu untuk meningkatkan produktifitas setingkat lebih tinggi lagi.
2. Tambah terus pengetahuan Anda, bisa melalui kursus-kursus, seminar, atau pelatihan yang berhubungan dengan hobi Anda. Biasanya dalam kursus Anda akan mendapatkan semacam sertifikat yang nantinya bisa menaikkan prestise dan kepercayaan pelanggan, sehinggga meningkat daya jual hasil karya Anda..
Selain melalui kursus ada banyak cara yang lebih murah untuk menambah pengetahuan anda, dengan melalui buku, majalah, internet dan berbagai media informasi lainnya.
3. Belajar langsung dari orang–orang yang sudah ahli atau sudah sukses menjalankan hobi tersebut. Mendapatkan mentor atau bergaul dengan orang yang mempunyai hobi sama juga bisa menjadi cara yang terbaik bagaimana menghasilkan karya yang terbaik dan kompetitif dari segi kulitas juga harga. Sebab yang terpenting dari sebuah hobi yang jadi bisnis adalah apakah orang mau membeli hasil karya yang Anda hasilkan, dan berapa orang mau membayar untuk itu.
Nah, dari mereka yang sudah berhasil di hobi yang jadi bisnis yang Anda minatilah Anda bisa mendapatkan informasi mengenai cara menjalankan bisnis tersebut dengan sukses. Lagipula dengan bergaul dengan mereka, hasil karya dan keterampilan anda selalu diukur kemajuanya oleh orang yang kompeten dibidangnya.
Selain itu berada dalam lingkungan yang memiliki minat yang sama juga akan meningkatkan motivasi Anda dalam berbisnis. Jika ada perkumpulan dalam hobi Anda, usahakan untuk bergabung dan aktif. Beberapa hobi mempunyai perkumpulan untuk mewadahi orang-orang yang menggemari hobi yang sama.
Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapat dengan mengikuti perkumpulan, antara lain : mendapatkan perkembangan terbaru serta informasi-informasi mengenai hobi Anda yang mungkin bisa dimanfaatkan dalam mencari peluang, meningkatkan peluang mendapatkan calon pelanggan, memperoleh promosi gratis untuk usaha Anda, memperluas network.
4. Tawarkan hasil karya Anda dari satu toko ke toko lain, dari satu orang ke orang lain. Tentu saja, anda diharapkan tak mudah patah semangat jika produk yang anda tawarkan di tolak. dan juga, jangan malu. Dari pengalaman diketahui, orang-orang terdekat bisa menjadi konsumen awal. Cara ini, juga bisa membantu mengatasi kesulitan modal keuangan, karena mereka bisa diminta membayar dimuka, sebelum barang dibuat atau diantarkan.
Pada akhirnya semua kembali kepada pilihan kita masing-masing, sebab tidak semua orang beruntung memiliki hobi, atau memiliki hobi yang berpotensi menghasilkan uang. Banyak orang yang tertunda membuka usaha sebab masih bingung menentukan bidang usaha yang diminati. Tetapi bukan berarti jika tidak mempunyai hobi, kemudian tertutup kemungkinan membuka usaha, sebab banyak sumber ide bisnis lainnya yang bisa Anda lakukan.
**
Hobi yang tampaknya hanya menghabiskan waktu dan uang saja pun, jika kita jeli memanfaatkannya dapat menjadi sumber penghasilan. Yang senang menonton film atau mendengarkan musik, dapat mengasah kemampuannya menulis review untuk kemudian dikirimkan ke media cetak. Pengoleksi perangko, koin, mobil antik, ataupun pengamat burung, misalnya tambah terus pengetahuan tentang hobi Anda. Pengetahuan yang Anda punyai tersebut bisa 'dijual' dalam bentuk artikel atau buku yang akan menjadi acuan mereka dengan hobi yang sama.
Singkatnya, memiliki hobi itu asyik dan sehat, dan jika kita mau dan jeli bisa menjadi sumber penghasilan. (DD/berbagai sumber) |