We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Goresan Pena arrow Resensi Buku arrow Samurai (Kastel Awan Burung Gereja)
Samurai (Kastel Awan Burung Gereja) E-mail
Pengirim: Shrie   
Selasa, 21 Pebruari 2006

"Pengetahuan bisa menghambat. Ketidaktahuan justru membebaskan. Tahu kapan untuk tahu dan kapan untuk tak tahu, sama pentingnya dengan pedang yang tajam (Suzume-no-Kumo/1434)"

Judul: Samurai (Kastel Awan Burung Gereja)
Pengarang:  Takashi Matsuoka

Apakah kemampuan mengetahui masa depan bisa menguntungkan, atau justru akan membawa malapetaka? Mampukah kelebihan itu melahirkan seorang samurai sejati, yang tabu untuk mengeluh ketika mengalami siksaan fisik paling hebat sekalipun. Yang rela menjunjung tinggi kehormatan dan kesetiaan, namun tetap dianggap wajar untuk menangis tersedu-sedu disaat merasakan keharuan dan kebahagian.

Samurai "Kastel Awan Burung Gereja" adalah buku karangan Takashi Matsuoka yang menceritakan tentang kisah pergolakan zaman, masuknya dunia barat ke timur, berbenturnya norma budaya, agama, dogma, kehormatan dan kemanusiaan. Kisah yang dikemas sangat menarik oleh Takashi Matsuoka, ada air mata, tawa dan cinta didalamnya.

Buku ini menceritakan kisah hidup Daimyo Akaoka, Genji Okumichi. Ia adalah satu-satunya pewaris klan Okumichi, klan yang mempunyai kemampuan melihat masa depan dan terkenal dengan kemampuan samurainya yang hebat dalam bertempur. Karena terlahir sebagai Okumichi Genji pun mempunyai kemampuan melihat masa depan, dan karena kemampuannya ia berani mengambil resiko untuk bersahabat dengan misionaris asing yang saat itu masuk ke Jepang, Genji menjadi tuan rumah yang baik bagi ke 3 misionaris ini. Tentu saja keputusan Genji ini sangat membahayakan masa depan klan Okumichi. Apalagi Kepala kepolisian Shogun menaruh dendam terhadap klan Okumichi, penghianatan, pembantaian dan intrik tidak dapat di hindari lagi.

Genji tetap dengan keputusannya, karena ia yakin dengan ramalan masa depan yang ia lihat. Tetapi apa yang ia harapkan tidaklah semulus dengan apa yang ia hadapi, karena iya sedang berlombah dengan pergolakan zaman yang sedang terjadi, ia juga sedang menghadapi penghianatan yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya.

Alur cerita buku ini sangat dinamis, butuh konsentrasi ekstra bila ingin memahami alur ceritanya dan jangan terburu-buru membaca samurai versi Takashi ini karena anda akan kehilangan gregetnya. Dibuku ini penulis mengajak kita berimajinasi dengan menyelami perpaduan unik kemanusiaan dan keanggunan kuno khas Jepang disamping itu juga kita diajak merenungi makna kehidupan dan kematian. Karya klasik yang tak lekang oleh zaman. Selain buku ini Takashi Masuoka juga telah menyelesaikan sekuel Samurai yang berjudul "Jembatan Musim Gugur", saya yakin anda tidak akan sabar membaca sekuelnya setelah selesai membaca buku ini. (SA)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement