We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Yang Lain arrow Ibu Hamil Nyetir?
Ibu Hamil Nyetir? E-mail
Pengirim: Shrie   
Selasa, 21 Pebruari 2006

"Bolehkah ibu hamil menyetir kendaraan sendiri? Adakah tips untuk Ibu hamil menyetir mobil?". Pertanyaan - pertanyaan tersebut diatas seringkali kita dengar ditanyakan oleh ibu hamil yang mempunyai aktivitas sangat padat, seperti mengantar dan menjemput anak, berbelanja ke supermarket, ke dokter, dan segudang aktivitas lainnya, yang mengharuskan mereka mengendarai kendaraan sendiri.

Boleh tidaknya ibu hamil menyetir kendaraan sebenarnya masih pro kontra. Sebagian orang mengganggap itu tidak masalah karena kehamilan jangan sampai menghambat aktivitas seseorang, sementara sebagian lagi menggangap aktivitas menyetir kendaraan untuk ibu hamil ini tidak dianjurkan apalagi bila ibu hamil mengalami gangguan kehamilan seperti ada kelainan pada plasenta, ada bekas operasi Caesar sebelumnya, sering dilanda mual pada trimester pertama kehamilan, dan untuk kehamilan yang memasuki trimester terakhir diyakini sangat mengganggu karena kondisi perut yang semakin membesar.

Menurut Dr. Nurwansyah, SpOG dalam sebuah artikel di majalah Parents Guide edisi January 2006, beliau menyarankan ibu hamil untuk tidak mengendarai kendaraan. Sebaiknya ibu hamil meminta bantuan orang lain utuk melakukan itu, karena pusing dan mual sering melanda ibu hamil pada trimester pertama kehamilan, belum lagi kondisi jalan yang sering membuat stress yang dapat memicu terjadinya kelahiran premature. Bila memang situasi dan kondisi mengharuskan ibu hamil menyetir kendaraan sendiri, maka beliau menyarankan untuk ekstra hati - hati dan siap menanggung resiko.

"Ibu hamil boleh saja menyetir kendaraan sendiri sejak usia kehamilan memasuki trimester pertama sampai trimester terakhir, tetapi pada saat memasuki minggu ke 37 dianjurkan tidak mengendarai kendaraan karena ini bisa memicu terjadinya kontraksi. Perlu diingat juga untuk tidak memaksakan menyetir kendaraan pada saat kondisi tubuh sedang tidak fit, dan yang terpenting pilihlah kendaraan yang mudah dikendarai atau kendaraan yang tidak banyak goncangan seperti mobil sedan dan berjenis "automatic".

Berikut ini tips untuk ibu hamil saat menyetir kendaraan :

* Atur posisi duduk. Mundurkan sedikit jok kursi anda dan aturlah agar jarak perut dan setir tidak terlalu dekat. Selain itu, sangga pinggang anda dengan bantal kecil agar tidak berasa pegal.
* Hindari sepatu berhak tinggi, Sepatu jenis ini bisa menimbulkan tekanan di daerah punggung bagian bawah sehingga bisa memperparah nyeri punggung yang anda rasakan.
* Tetap wajib menggunakan sabuk pengaman, aturlah posisi sabuk pengaman anda dengan nyaman.
* Jangan pernah memaksakan diri anda bila kondisi tubuh sedang tidak fit. Bila itu terjadi, urungkan niat untuk menyetir kendaraan sendiri.
* Jangan mengendarai mobil di daerah yang rawan kemacetan, karena kemacetan dapat membuat anda stress.
* Selalu berdoa, semoga di beri kesehatan oleh-Nya. Selamat menyetir sendiri buat mom yang sedang hamil, semoga anda dan janin selalu di beri kesahatan. (WRM/SA)

Inspirasi Artikel:
* Majalah Parents Guide (Edisi Janury 2006)
* Mailing List We R Mommies

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement