|
ASI mommies semakin sedikit kuantitasnya? Proses pemompaan ASI tidak memberikan hasil yang optimal?. Bila permasalahan tersebut sedang mommies hadapi, simak rangkuman diskusi di milist We R Mommies Indonesia tentang tema terkait. Selamat menyimak ya!.
Mengapa ASI saya jumlahnya tetap sedikit walau telah dipompa? Haruskan dihentikan upaya pemompaan ASI tersebut?
Salah satu mom di milist wrm-indonesia menyarankan agar upaya pemompaan tetap dilakukan. Namun jangan lupa untuk tetap melatih si kecil untuk menyusui langsung dari areola sang ibu. Kegiatan menyusui itu hendaknya tetap diteruskan walau ASI yang keluar dinilai sedikit "makin disedot, makin banyak ASI yang akan diproduksi!".
Apa yang harus dilakukan agar ASI dapat berlimpah?
Selain si kecil harus sering menyusu, usahakan busui mengkonsumsi minum air putih sebanyak mungkin dan susu untuk menyusui, demikian pendapat mom ini. " Dulu saya diberikan vitamin penambah air susu dari dokter, kalau tidak salah MOLOCO" tulis mom tersebut. Beliau menilai efek vitamin tersebut amat terasa dengan terbuktinya kuantitas produksi ASI dirinya yang makin melimpah.
Mom yang lain berpendapat bahwa hal yang terpenting harus dilakukan agar produksi ASI meningkat tak lain meningkatkan frekuensi breastfeeding-nya disertai dengan penanaman keyakinan bahwa sang ibu pasti dapat menghasilkan ASI yang mencukupi kebutuhan si kecil. Karena dua faktor tersebutlah yang memang terbukti secara ilmiah berhubungan dengan fisiologi menyusui.
Benarkah saya harus minum cairan yang banyak agar ASI saya berlimpah?
Sebenarnya busui tidak memerlukan intake cairan yang sangat banyak. Yang terpenting diperhatikan adalah terpenuhinya asupan kebutuhan cairan per harinya. Wanita usia reproduksi biasa membutuhkan liquid sekitar 2,25 l, ibu hamil 2.35 l dan busui kurang lebih 2,7 l. Bila busui mengkonsumsi cairan lebih dari batas kebutuhan tubuh (ca. 2,7 l tsb), biasanya tak akan banyak berpengaruh terhadap kuantitas produksi ASI yang dihasilkan (hasil dari beberapa penelitian ilmiah).
Adakah jenis jenis makanan tertentu yang dapat meningkatkan kuantitas produksi ASI?
Menurut mom ini, jenis jenis makanan atau bantuan supplementasi yang katanya akan mempengaruhi produksi ASI belum terbukti secara ilmiah memberikan efek langsung laktogenik. Bila secara praktek ada beberapa jenis makanan yang memberikan efek produksi ASI yang meningkat, mungkin saja hal ini banyak dipengaruhi oleh kondisi keyakinan si ibu. "Tentu saja hal tersebut mungkin akan mempengaruhi mekanisme fisiologi menyusui yang terjadi, karena berhubungan dengan kerja otak" demikian pendapat mom tersebut.
Berapa sih jumlah asupan kalori yang diharapkan dikonsumsi oleh bumil?
Yang terpenting, usahakan mom memenuhi asupan kalori yang dibutuhkan. Busui membutuhkan kalori yang lebih tinggi dibandingkan ibu yang hamil. Bila seorang bumil membutuhkan ca 2350 kcal perhari, nah busui sendiri memerlukan 2700 kcal per hari agar asupan energinya tercukupi.
Itupun dari 2700 kcal, 200 kcal nya sudah tersedia dalam bentuk fat deposit wanita saat ia menjalankan kehamilannya. Karenanya, asupan energi yang harus dikonsumsi hanya sekitar 2500 kcal. Sebagai pembanding, kebutuhan wanita usia reproduksi sekitar 2100 kcal, jadi pertambahan kalori sebenarnya dari pola makan normal sebelum hamil dan menyusui ya jatuhnya hanya 400 kcal saja per hari. Asupan energi harus diusahakan tercapai agar kondisi yang optimal untuk produksi ASI dapat tercapai.
Boleh tidak sih melakukan diet saat hamil?
Tidak boleh!!. Jangan membatasi makanan yang "sangat" saat masa menyusui. Walau asupan tidak begitu banyak mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI, namun dalam kondisi ekstrim seperti asupan < 1700 kcal, maka kuantitas ASI akan berkurang 15%. Jadi jangan berusaha menjaga berat badan dengan alasan diet ya mommies saat menyusui.
Kalau puting susu saya lecet, apa yang harus saya lakukan?
Mom ini berpendapat, pemberian minyak kelapa asli amat bermanfaat. Pembaluran dilakukan saat si kecil tidak menyusu. Bila si kecil akan menyusui, puting dibersihkan dengan kasa yang telah dibasahi oleh air hangat. Beliau juga menganjurkan untuk menggunakan produk VCO dalam mengatasi masakah puting susu lecet.
Mom yang lain menganjurkan untuk membalurkan ASI pada bagian yang luka serta mengatur posisi menyusui agar bagian yang terluka tidak terkena tekanan hisapan. Puting susu yang luka juga sebaiknya setelah dibasuh dengan air hangat, dianginkan bahkan bila mungkin dibiarkan terkena sinar matahari. Dengan demikian diharapkan lecetnya puting susu tersebut dapat segera diatasi. Penting juga diperhatikan posisi "attachment" yang tepat, karena umumnya kejadian luka puting biasa disebabkan posisi menyusui yang tidak tepat.
Faktor apa juga yang berpengaruh terhadap sukses menyusui?
Faktor hati!. Munculkan kegembiraan dalam diri busui, karena bila sang ibu stress, si kecil juga akan merasakan. Akibatnya produksi ASI akan menurun dan si kecil juga tidak bersemangat untuk menyusu pada ibu. Kondisikan pula agar faktor-faktor eksternal mendukung pilihan menyusui si kecil!.(DaI/WRM)
|