We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Tangan Kreatif arrow Terarium, Bercocok Tanam yang Unik
Terarium, Bercocok Tanam yang Unik E-mail
Pengirim: Mimin   
Selasa, 17 Januari 2006

Bagi Moms yang suka dengan tanaman tapi tak berdaya karena tak punya pekarangan yang cukup luas untuk berkebun, jangan khawatir, ada cara yang cukup unik agar rumah Anda segar dan cantik. Untuk Anda yang cuma punya secuil teras di apartemen, teknik bercocok tanam ini tepat sekali. Anda bisa mencoba terrarium.

Terarium bisa ditebak hampir mirip akuarium. Kalo akuarium itu wadah kaca yang diisi dengan air plus ikan hias, terarium ini wadah kaca yang diisi dengan tanaman. Kata terrarium berasal dari dua suku kata, terra (bumi) dan rium (ruang tertutup). Terarium adalah sebutan untuk sebuah taman mini dalam rumah kaca. Banyak orang yang suka dengan terarium karena keunikannya. Ia juga bisa menjadi interior design. Suasana rumah dijamin jadi lebih segar.

Jenis-jenis tanaman yang bisa ditanam dalam terrarium:

Tanaman yang lama tumbuhnya: devil’s ivy, fittonia, small-leaved English ivy, Japaneese sweet flag, prayer plant, striped inch plant
Tanaman tinggi yang bisa jadi pusat: calathea, Chinese evergreen, maidenhair fern, small leaved philodendron, palm.  

Alat dan bahan yang dibutuhkan :    

1. Wadah kaca (bisa toples, botol besar atau akuarium)
2. Batu koral kecil/ arang, lumut, dan tanah olahan sebagai media.
3. Tanaman yang tumbuh lambat dan menyukai air..
4. Kalau ditanam di dalam botol, sediakan juga tongkat dengan ujung diberi gelondong benang untuk memadatkan dan mengatur tanah.  

Caranya :

1.  Letakkan lumut di bagian paling dekat kaca. 
2.  Tambahkan batu koral atau arang.
3.  Tambahkan tanah. Isi wadah 1/3 penuhl.
4.  Letakkan tanaman yang paling tinggi. Jika ingin menambahkan dekorasi non tanaman (boneka, etc) lakukan sebelum memasukkan tanaman yang kecil. Jangan isi terlalu penuh. Lumut bisa ditambahkan di sekeliling tanaman
6.  Tiga atau empat hari setelah menanam, tutup wadah dengan penutupnya atau dengan plastik   

Perawatan:

Cahaya:
Letakkan terrarium di tempat yang terang, tapi jangan langsung terkena matahari
Air : 
Siram hanya jika tanah agak kering. Disemprot jgn disiram ya! Bisa2 banjir. Jika terlalu basah, buka tutup selama satu hari.
Udara:  
Kira- kira setiap dua minggu sekali, buka tutupnya dan biarkan selama 15 menit.

Selamat Mencoba!

[by Bunga Tazkiya]

Lengkapnya silahkan hunting buku Aneka Hobi Rumah Tangga dan  Foliage House Plants dari Time-Life Encyclopedia of Gardening.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement