|
"Kira-kira nyetir mobil boleh sampai usia kandungan berapa bulan sih Moms?", begitu pertanyaan seorang mom yang sedang hamil anak ketiga. "Soalnya masih dinas nyetir antar jemput anak-anakku sekolah nih", tambahnya. Bagaimana komentar para mommies di milis WRM?
Rata-rata menjawab, semua tergantung kondisi kehamilan dan kemampuan yang bersangkutan. Jika kehamilannya sehat tidak bermasalah, sampai 7 bulan pun tidak masalah, ujar seorang mom. "Asal jangan untuk perjalanan jauh ya. Dan kalau mulai ada keluhan pegal-pegal di selangkangan, sebaiknya dihentikan". Ia berbagi pengalamannya yang tetap menyetir sendiri sampai usia kandungan 7 bulan. Tapi ketika selangkangannya mulai sering pegal saat menyetir, DSOGnya menyarankan untuk berhenti menyetir sendiri. "Lagipula kan perutnya udah semakin gede, udah gak muat," tutupnya sambil tertawa.
Lain lagi komentar mom ini. Ia bercerita kalau sampai seminggu sebelum melahirkan pun ia masih menyetir. "Bahkan sehari sebelum melahirkan saya masih naik sepeda! Memang bandel ya, tapi apa boleh buat kalau kondisi mengharuskan begitu.." katanya.
Ada lagi beberapa mommies lain yang masih menyetir mobil sendiri sampai hanya beberapa jam sebelum melahirkan, bahkan pergi ke rumah sakit untuk check-in melahirkan pun sendirian, padahal sambil mengalami kontraksi setiap 5 - 7 menit.
Beberapa saran dari para mommies antara lain, hindari menyetir yang membuat stress dan capek seperti saat jalanan macet. Selain itu jika menyetir saat travelling, usahakan jangan terlalu lama duduk. Lakukan peregangan sekali-sekali untuk melancarkan peredaran darah.
Memang kondisi kehamilan bisa berbeda-beda, ada yang tidak bermasalah sampai melahirkan, ada pula yang dari awal harus bedrest (tidak mungkin menyetir kan?). Saran terbaik, konsultasikan dengan DSOG masing-masing.(DD?WRM)
|