|
Rabu, 11 Januari 2006 |
|
Rumah kita bukanlah kastil, Hanya sebuah kediaman mungil. Tapi hati tak perlu berkecil, Karena Ia yang Maha Adil.
Dengar tawa bocahmu yang lucu, Tatap binar matanya yang lugu, Untuk apa menyimpan rasa malu, Jika bahagia kita yang tahu.
Hati yang damai sambut pagi, Buah hati yang riang menari, Saat semua itu kita miliki, Hidup indah kita bukanlah mimpi.
(to daddy : your wish, your dream)
|