We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Goresan Pena arrow Resensi Buku arrow The Chronicles of Narnia (The Lion, the Witch and the Wardrobe)
The Chronicles of Narnia (The Lion, the Witch and the Wardrobe) E-mail
Pengirim: Shrie Amriza   
Selasa, 29 November 2005

The chronicles of Narnia adalah serial cerita karya maestro C.S. Lewis. Salah satu judul bukunya “Sang Singa, sang Penyihir, dan Lemari” yang menurut saya sangat menarik hingga cerita buku ini di angkat ke layar lebar dan akan tayang akhir tahun 2005.

 

Narnia adalah dunia dimana sang singa bisa berbicara, dunia dimana penyihir putih berkuasa.

 

Berawal dari petualangan ke empat anak, Peter, Edmund, Susan dan Lucy. Mereka diungsikan kerumah seorang profesor tua yang tinggal di pedesaan, profesor yang tidak pernah menikah dan hanya tinggal bersama dengan pengurus rumahnya. Pada saat bermain dengan ketiga kakaknya sibungsu Lucy tanpa sengaja menemukan lemari ajaib di rumah tersebut, ternyata lemari tersebut adalah pintu masuk ke dunia lain NARNIA, dan disanalah semua petualangan ajaib mereka berawal.

 

Saat pertama kali memasuki Narnia, tempat tersebut sedang di landa musim salju yang berkepanjangan karena Narnia sedang di kutuk oleh seorang penyihir putih yang sangat jahat. Sipenyihir putih berkuasa dan menindas rakyat Narnia dengan semena – mena, hampir semua rakyat Narnia yang menentangnya akan di ubah menjadi patung dan di letakkan di istananya sebagai pajangan.

 

Hingga suatu saat sipenyihir putih bertemu dengan Edmund yang saat itu terpengaruh oleh karisma si penyihir dan masuk dalam jebakannya, Edmund berjanji akan menyerahkan ketiga saudaranya dan Edmund tidak sadar bahwa orang yang dia temui saat itu sedang menjebaknya dan berniat jahat terhadap diri dan saudaranya. Beruntung, rakyat Narnia yang terdiri dari binatang yang dapat berbicara dan baik hati menolong mereka. Rakyat Narnia yakin ke empat anak itu merupakan anak yang terberkati. Mereka adalah Anak Adam dan Anak Hawa, yang menurut mitos dan kepercayaan rakyat Narnia, hanya keempat anak ini beserta singa agung Aslan yang dapat mematahkan kutukan jahat sang penyihir dan mengembalikan masa keemasan Narnia.

 

Karena ingin menyelamatkan Edmund akhirnya Aslan mengorbankan jiwanya kepada penyihir putih. Tapi ternyata dugaan sang penyihir itu salah, dipikirnya Aslan akan mati setelah menyerahkan jiwanya tetapi sebaliknya Aslan bangkit menjadi Singa dan Raja terkuat di Narnia. Setelah Aslan bangkit dan mengembalikan semua rakyat yang sudah di ubah menjadi batu oleh penyihir putih, saat itulah mereka berperang melawan penyihir dan mematahkan sihir jahatnya yang telah mengubah musim salju di Narnia tanpa akhir.

 

Dongeng anak-anak yang di kemas menarik dan penuh petualangan, alur ceritanya yang mudah dipahami membuat buku ini dapat di nikmati oleh anak – anak maupun orang dewasa. Cerita yang mungkin tidak akan pernah berakhir karena Narnia menyimpan banyak  misteri di petualangannya yang lain. Di Indonesia sampai saat ini sudah ada 4 judul “The chronicles of Narnia” yang sudah diterbitkan dan diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia yaitu; The Lion, The Witch and The Wardrobe, The Magician’s Nephew, Prince Caspian dan yang terbaru The Silver Chair. (SA)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement