We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kesehatan Anda arrow Makanan Penyebab Gangguan Otak dan Perilaku: Pro vs Kontra
Makanan Penyebab Gangguan Otak dan Perilaku: Pro vs Kontra E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Jumat, 11 November 2005
Dan dalam URL ini juga ada review yang menjelaskan mengapa berbagai terapi itu tidak bisa diterima oleh kedokteran yang EBM padahal ya bahasanya keren berbahasa kedokteran.

Bentuk Folk Medicine moderen inilah yang sering membuat kita kecele, disangka Ilmu Kedokteran EBM, padahal bukan. Ia tidak scientific, tapi pseudoscience (pseudoilmiah) , namanya. Kalau dibaca sepintas seperti bahasa orang kedokteran, lux, tapi kalau ditanya ke dokter ahlinya dia bingung dengan isinya. Sebab isinya banyak yang tidak sesuai dengan teori kedokteran. Itulah keunggulan pseudoscience, kita mudah terpikat, mencuatkan emosi (ketakutan dan panik), dan membuat kita tergopoh-gopoh.

Bagaimana dengan orthomolecular medicine dan brain allergiesnya?

Pasti Moms semua baru dengar ya istilah Orthomolecular Medicine, tapi sebetulnya dicetuskan sudah lebih dari 30 tahun lalu di Amerika.

Orthomolecular medicine ini pada dasarnya mempunyai teori memperbaiki sel tubuh dengan melakukan manipulasi nutrisi, yaitu dengan cara menghindari makanan yang diperkirakan dapat meracuni sel tubuh, mengganti mineral tubuh, dan penggunaan megadosis vitamin dan mineral untuk perbaikan sel. Pencetusnya adalah Linus Pauling seorang ilmuwan kimia yang pernah mendapatkan nobel sampai dua kali.

Linus Pauling merasa tidak puas dengan kondisi manusia dan penyakit masa kini. Ia merasa bahwa kedokteran telah gagal membawa masyarakat ke arah yang lebih baik. Bahkan penyakit yang ada semakin aneh-aneh semisal AIDS dan berbagai penyakit lain yang intinya adalah kegagalan sistem pertahanan tubuh, atau imun respon yang akhirnya menyebabkan mutasi genetik.

Ia mempioniri cara perawatan baru yang lebih menekankan pada perbaikan sistem sel manusia, yaitu menggunakan berbagai megadosis vitamin, mineral, dan zat zat nutrisi, menghindari zat-zat aditif makanan serta kembali pada segala sesuatu yang alami bukan sintetik. Sehingga diharapkan tubuh yang kuat mampu mengatasi sendiri berbagai keadaan sakit. Cara-caranya ini dikenal dengan sebutan orthomolecular medicine. Kini idenya telah merajai pasaran kesehatan di dunia dengan populernya suplemen makanan.

Debut Linus Pauling dalam system pengobatan dan kesehatan adalah diawali saat ia mengambil pendidikan ilmu Homeopathy Hahnemann. Hahnemann adalah seorang dokter Jerman yang hidup lebih dari seratus tahun lalu. Hahnemann melepaskan diri dari ilmu kedokteran konvensional dan membangun sendiri ilmu kedokteran homeopathy .

Homeo berasal dari bahasa latin, artinya similar atau bergejala sama, dan pathy berasal dari pathos artinya penyakit. Prinsip ini bertentangan dengan prinsip allopathy yang banyak digunakan oleh dokter sebagai misal dalam pengobatan dengan antibiotika. Karena itu dalam sejarahnya terjadilah pertentangan prinsip antara homeopath klasik (Hahnemann) dan para dokter.

Prinsip Homeopathy adalah manusia dapat mengalami sakit jika terjadi penurunan imun respon dari tubuh. Penurunan ini disebabkan karena masuknya makanan yang dapat merusak imun respon tersebut. Teori ini didasari dari teori dari Hipocrates, bahwa makanan bisa menjadi obat tetapi juga bisa meracuni tubuh, dan merusak otak. Teorinya disebut GUT BRAIN AXIS.

Karena diperkirakan manusia sakit karena keracunan, maka prinsip homeopathy agar manusia bisa mempunyai ketahanan terhadap racun, ia memerlukan racun di dalam tubuhnya. Raja-raja di jaman abad pertengahan banyak yang menyantap berbagai racun, agar maksudnya jika diracun musuh ia sudah kebal. Teori sperti ini juga dikenal di Indonesia, yaitu membangun kekebalan racun dengan bisa ular beracun.

Penegakan diagnosa homeopathy sebetulnya hanya melihat gejala saja, tidak melakukan pemeriksaan sebagai mana seorang dokter. Obat yang digunakan adalah berbagai bahan racun-racun yang diencerkan seencer- encernya dengan menggunakan air (menggunakan teori The Memory of Water) sampai molekul racun itu sebetulnya tidak ada lagi, yang digunakan adalah “straling” atau ingatan air tersebut terhadap kekuatan racun tadi. Sebetulnya prinsip ini sama dengan prinsip vaksinasi, karena ide vaksinasi juga datangnya dari homeopathy.

Nah Linus Pauling mengadopsi teori homeopathy ini terutama tentang system imun respon tubuh, dan teori Gut-Brain Axis. Tapi Linus Pauling melihat bahwa pengobatan Homeopathy hanyalah placebo effect, tinggal yang berobat percaya atau tidak, karena memang molekul racun sebagai obat tidak terdapat lagi di dalam preparat homeopathy (prinsip dilution). Linus Pauling mengusulkan menggunakan berbagai mineral dan vitamin, dengan dosis besar agar mempunyai efek yang maksimal. Masih ingat dengan prevensi flu menggunakan vitamin C dosis tinggi? Itu adalah idenya Linus Pauling.

Linus Pauling sekalipun menggunakan prinsip homeopathy tapi dia disepak juga dari kelompok homeopathy, dan mendirikan sistem pengobatan sendiri, yang disebutnya Orthomolecular Medicine. Ia juga mengutip banyak literatur penelitian baik yang sudah established maupun yang belum selesai. Yang sudah jadi teori maupun yang anecdotal dan yang masih filosofis. Prinsipnya bukan kebenaran ilmiah, tetapi lebih kepada fenomenologis. Maksudnya jika pernah ada kejadian sakit disebabkan sesuatu, maka akan dicatatnya sebagai kasus yang bisa terjadi pada siapa saja. Bentuk kedokteran ini dikelompokkan sebagai pseudoscience (ilmiah semu) karena memang tidak jelas apakah ilmiah betul, atau bukan ilmiah.

Selain Linus Pauling membangun kedokteran orthomolecular nutrition, ia juga membangun kedokteran orthomolecular psychiatry, yang prinsipnya adalah bahwa konsentrasi berbagai subst(ansi dalam sel tubuh bisa mempengaruhi otak atau kesehatan mental. Moms sekalian bisa baca di URL ini, yang jika dibaca sepintas kelihatan seperti ilmiah betul.

Perkembangan orthomolecular nutrition seperti juga yang dikembangkan oleh Dr Feingold dengan berbagai macam diet untuk anak hiperaktif itu.

Orthomolecular psychiatry inilah yang kemudian berkembang menjadi pengetahuan Brain Allergies. Bisa lihat disini (buku brain Allergies, buku-nya bisa dibuka buka). (Julia/WRM)



 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement