We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2010 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Anda Berkuasa!
Anda Berkuasa! E-mail
Pengirim: Meidya Derni   
Selasa, 25 Oktober 2005

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi orang tua adalah bagaimana caranya untuk dapat menunjukan sikap perduli, mendukung anak-anak tetapi tetap disiplin. Dengan kesibukan yang dihadapi setiap saat, orangtua tidak memiliki waktu dan membiarkan anak-anak melakukan apa saja. Terkadang hal ini merupakan cara termudah yang dipilih orangtua.

Padahal anak tidak seperti manusia dewasa, mereka butuh seseorang yang dapat memberikan kekuatan, perlindungan dan bimbingan. Ingatlah, bahwa orangtua adalah manusia dewasa dan anda berkuasa.

Anda mempunya pengalaman, anak-anak tidak. Hanya orangtua yang dapat menentukan aturan di rumah dan menentukan batasan-batasan tingkah laku yang dapat diterima atau tidak. Dengan cinta yang kuat dan kekuasaan, anda harus dapat menentukan aturan dan memaksa mereka untuk mematuhi aturan tersebut.

Ada 3 type orangtua yaitu:
- Easy  parenting style, membiarkan anak melakukan apa saja  yang mereka sukai
- Firm parenting style, banyak mengatur tetapi siap mendengar
- Tough parenting style, hanya sedikit memberikan pilihan kepada anak-anak

Dari hasil riset diketahui
- Anak-anak dari orangtua yang easy ataupun tough parenting style memiliki nilai yang rendah di sekolah.
- Anak-anak dari orangtua firm parenting style, adalah anak-anak terbaik di sekolah.
- Anak-anak dari orangtua yang tidak konsisten, “tough” sekarang dan “easy” besok, tidak berhasil di sekolah.

Seringkali sebagai orangtua sulit untuk berkata tidak. Lalu bagaimana caranya untuk berkata “No” tanpa rasa bersalah?

Berikut beberapa ide yang dapat dipergunakan.
- Sadarilah bahwa anak bergantung pada anda untuk berkata “Tidak”. 
Memberikan pengertian kepada mereka untuk mengetahui batasan-batasan. Misalnya kapan mereka harus memutuskan hubunggan dengan temannya.

- Tunda jawaban anda dan pikirkan terlebih dahulu.
Anak-anak menyukai jika orangtua mempertimbangkan permintaan mereka. Lagipula lebih mudah mengatakan tidak, jika anda mengetahui alasan anda.

- Bertanya, sehingga anda lebih banyak informasi yang di dapat sebelum memutuskan. Tanyakan kepada anak apakah dia benar-benar ingin melakukannya. Apakah aman? Apakah ada sesuatu yang lebih peting untuk dilakukan?

- Cari opini.
Jika anda tidak dapat memutuskan, katakana pada anak bahwa anda membutuhkan opini dari Ibu/Bapak ataupun orangtua lainnya sebelum memutuskan.

- Ambil keputusan 
Anda adalah orangtua dan harus memutuskan. Tidak ada benar ataupun salah dalam menjawab. Sukses bergantung pada apa yang akan terjadi setelah keputusan tersebut anda ambil. Untuk itu ambilah keputusan yang terbaik. (MD)

Sumber bacaan:
- One of a series of booklets for parents, The Parenting Institute.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru




Advertisement