|

"I want to know Gods thought,....the rest are details.." Albert Einstein
Kita sering membaca dan mendengarnya, E=mc^2 , persamaan yang sangat terkenal, tetapi apa artinya?
Einstein's Big Idea
A NOVA Production by Darlow Smithson Productions for WGBH/Boston and Channel 4, and Arte/France,Tetra Media and Norddeutscher Rundfunk. Written, Produced and Directed by Gary Johnstone
Film ini merupakan adaptasi dari buku best seller "E = mc^2: A Biography of the World's Most Famous Equation" karya sejarawan David Bodanis. Dikemas dalam bentuk semi dokumenter, film ini mendramatisasi sejarah penemuan-penemuan besar oleh para ilmuwan bidang fisika, kimia dan matematika yang mengantar kepada penemuan persamaan E=mc2 oleh Einstein.
Film ini secara beruntun mengupas sejarah penemuan masing-masing unsur yang membentuk persamaan tersebut yaitu E ("E is for energy" --> energi), m ("m is for mass" --> massa), c ("c is for celeritas" --> celeritas/kecepatan cahaya), dan ^2 ("^2 is for squared" --> kuadrat).
Dalam film ini ditunjukkan bagaimana : -Michael Faraday (1791-1867) berhasil menemukan hubungan antara listrik dan kemagnetan, dan memberi pandangan baru di kalangan ilmuwan ketika itu bahwa setiap bentuk energi saling berhubungan. Energi dapat berubah bentuk, tetapi besarnya selalu tetap (hukum kekekalan energi). -Antoine-Laurent Lavoisier (1743-1794) melalui eksperimen-eksperimennya yang dibantu oleh istrinya Marie Anne, membuktikan bahwa zat tidak dapat hilang, ia hanya berubah bentuk. Dan jumlah massa zat sebelum dan sesudah reaksi tetap sama. Prinsip ini disebut hukum kekekalan massa. -James Clerk Maxwell (1831-1879) membuktikan secara eksak bahwa cahaya adalah suatu gelombang elektromagnetik, sesuatu yang dipercayai Faraday sejak lama. -Emilie du Châtelet (1706-1749), berdasarkan teori Gottfried Leibniz dan eksperimen Willem 'sGravesande, menyimpulkan bahwa energi adalah massa dikali kuadrat kecepatannya, atau E=mv^2, tidak seperti yang dinyatakan Newton bahwa E=mv.
Penemuan-penemuan besar di masa lalu tersebut membawa Albert Einstein (1879-1955) yang sejak kecil sangat tertarik akan sains dan terinspirasi untuk menyibak misteri alam semesta, pada 1905 menemukan bahwa massa dan energi yang tampaknya merupakan dua hal yang berbeda ternyata pada kecepatan c^2 keduanya adalah sama, setara dan berhubungan satu sama lain, yang diperlihatkan melalui persamaan E=mc^2. Pada saat yang sama ia juga mengemukakan teorinya tentang special relativity. Tetapi baru 4 tahun kemudian ide-idenya yang brilyan ini dapat diterima kalangan ilmuwan dunia.
Persamaan E=mc^2 tersebut kemudian terbukti melalui eksperimen Otto Hahn dan Fritz Strassmann pada tahun 1938 yang menghasilkan pembelahan atom, hal yang tidak disadari oleh mereka, tetapi justru oleh "bekas" teman sekerja mereka Lise Meitner dan keponakannya Otto Robert Frisch. Sejak itulah fisika nuklir terus berkembang, memanfaatkan atom sebagai sumber energi. Salah satu hasilnya adalah bom atom pada masa perang dunia II.
Dengan narasi yang dibawakan aktor John Lithgow, film ini menampilkan drama dengan penggambaran karakter dan situasinya, ditunjang dengan pengantar dari para pakar fisika dan sejarah untuk menjelaskan ide-ide dan teori yang ingin disampaikan di dalamnya. Hasilnya, sebuah film yang indah, menarik sekaligus mendidik.(DD/WRM) |