We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kesehatan Anda arrow Persalinan Normal Setelah Caesarian, Mungkinkah?
Persalinan Normal Setelah Caesarian, Mungkinkah? E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Selasa, 11 Oktober 2005

Mungkinkah melahirkan normal setelah caesarian?

Mungkin saja, bila operasi sesar pada kehamilan pertama penyebabnya bukan suatu yang mutlak.

Penyebab mutlak seperti apa yang menyebabkan operasi sesar adalah satu keharusan? dan penyebab kondisional apa yang juga dapat dijadikan pertimbangan operasi?

Hal absolut yang menyebabkan operasi sesar antara lain; pintu panggul sempit absolut dibanding besar bayi, sehingga bayi tidak akan pernah bisa melalui jalan lahir normal. Beberapa penyakit ibu yang menetap dan berat seperti jantung dan asma juga beberapa hal absolut untuk dijalankannya operasi.

Penyebab yang bersifat kondisional diantaranya kondisi bayi dan ibunya. Dari bayi dapat berupa kelainan bawaan, fetal distress (gawat janin), lilitan tali placenta. Dari ibu, biasanya karena ada suatu penyakit tertentu mulai penyakit infeksi, tumor (mioma),preekalmsi /eklamsi.

Wanita yang pernah mengalami operasi sesar, dapatkah menggunakan induksi pada proses kelahiran berikutnya?

Untuk wanita hamil dengan riwayat sesar di operasi sebelumnya tidak bisa di lakukan induksi persalinan, karena khawatir ruptur/robek pada jaringan rahim.

Wanita yang pernah memiliki riwayat sesar pada persalinan pertama dapat melahirkan normal pada persalinan berikutnya dengan catatan tanpa menggunakan proses induksi, benarkah demikian?

Ya benar. Tindakan upaya persalinan normal tersebut biasa persalinan percobaan, dengan catatan apabila ibu-janin dalam kondisi sehat baik. Disebut percobaan karena bila rasa mulas dan tekanan kontraksi kurang memadai maka tidak bisa dilakukan induksi, jadi hanya sekedar percobaan saja. Bila tidak juga berhasil maka baru dilakukan kembali operasi sesar.

Yang jadi masalah adalah biasanya dokter kandungan agak malas bila harus melakukan proses ini, seolah harus bekerja dua kali terlebih bila dikejar setoran' (baca: banyak pasien maksudnya). Jarang dokter yang mau melakukan persalinan percobaan. Jadi bila memang ingin melakukan persalinan normal di kehamilan berikutnya, coba diskusikan dan konsultasikan dengan dokter yang bersangkutan dengan menyiapkan referensi dulu agar memiliki argumen.

Air ketuban yang tinggal sedikit dapatkah dijadikan pertimbangan untuk tindakan operasi?

Menurut informasi salah satu dokter, air ketuban yang tinggal sedikit (+/- 10%) akan berisiko pada bayi di persalinan normal. Dalam kondisi ini, tindakan operasi adalah hal yang bijaksana.

Adakah rentang waktu ideal tertentu antar persalinan sesar dengan keinginan persalinan normal berikutnya?

Bila setelah masa satu tahun setelah operasi hamil kembali, biasanya persalinan normal dapat dijadikan pertimbangan. Namun bila kurang dari satu tahun, persalinan normal akan berisiko pada kesehatan ibu dan bayi. (DaI/WRM)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement