We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Strategi Pembagian Waktu Bagi Ibu Bekerja di Rumah
Strategi Pembagian Waktu Bagi Ibu Bekerja di Rumah E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 21 September 2005

Mungkin tidak sih seorang wanita dapat melakukan pekerjaan sampingannya di rumah saat si kecil masih berusia batita? Bagaimana cara efektif melakukan pembagian waktu antara bekerja di rumah dengan memberikan perhatian pada si kecil? Kapan waktu efektif melakukan pekerjaan di rumah tanpa harus mengorbankan badan dengan tidak tidur terlalu malam?

Deretan pertanyaan ini berusaha para moms di milist We R Mommies jawab dari berjalannya diskusi bertema" membagi waktu antara pekerjaan di rumah dan anak". Berikut beberapa inti sari dari diskusi yang berjalan.

1. Bila anak sudah besar dan mengerti saat diajak bicara (sekitar usia SD), maka jelaskan pada mereka betapa moms membutuhkan waktu khusus untuk menyelesaikan pekerjaan moms serta moms memiliki komitmen yang harus dijalankan dan ditepati.

2. Bila anak sudah cukup besar dan dapat beraktivitas sendiri (sekitar usia TK nol besar), minta mereka untuk beraktivitas sendiri untuk beberapa saat saat moms bekerja. Sebagai kompensasinya, moms sediakan waktu khusus berdua saja dengannya entah di pagi hari atau sore hari.

3. Bila anak masih terlalu kecil dan sangat tergantung (sekitar usia di bawah 3 th), mungkin terpaksa dibutuhkan orang lain untuk menemaninya bermain. Anak seusia tersebut biasanya memiliki rentang perhatian yang masih pendek. Artinya ia betul-betul perlu seorang teman yang menemani dirinya. Seandainya belum memungkinkan untuk mengirimnya ke taman bermain, mungkin diperlukan asisten hanya untuk menemani ia bermain di rumah. Sehingga bermainnya pun masih dalam pengawasan moms.

4. Saat anak beristirahat siang adalah salah satu waktu yang dapat dicuri moms untuk melakukan "cicilan" aktivitas pribadi. Demikian halnya waktu setelah anak anak pergi tidur di malam hari. Karenanya usahakan si kecil cepat pergi tidur malam agar moms tak perlu "begadang" menyelesaikan pekerjaannya. Bila keadaan tidak memungkinkan untuk "menyicil", tuliskan minimal point point atau ide ide yang harus dikerjakan dalam sebuah buku catatan khusus. Tanpa disiplin mencatat, maka ide ide tersebut akan menguap begitu saja tanpa bekas dan waktu luang moms yang juga sedikit akan sia sia.

5. Minta pengertian suami agar pulang tidak terlalu malam sehingga dapat bergantian menjaga si kecil sementara moms menekuni pekerjaannya.

6. Tekankan di diri moms tentang prinsip disiplin karena itu adalah kunci keberhasilan bekerja dari rumah. Lebih baik menyicil pekerjaan sedikit demi sedikit, daripada harus semalaman tak tidur yang hanya menimbulkan kepenatan.

7. Bila pekerjaan membutuhkan konsentrasi tinggi (baca: dead line yang "mepet"), tak ada cara lain selain meminta bantuan seseorang untuk menjaga si kecil untuk beberapa saat. Dapat saja si kecil diungsikan sementara ke luar rumah, dengan risiko moms akan rindu kehadiran si kecil. Alternatif lain, meminta bantuan seseorang untuk menemani si kecil di rumah sementara moms menekuni pekerjaannya, dengan risiko pula harus bersiap siap "pecah konsentrasi" sesaat karena tangisan atau rengekannya.

8. Hindari penggunaan non stop media elektronik sebagai "baby sitter pengganti" sementara moms beraktivitas. Hal tersebut merupakan sikap yang tak bertanggung jawab pada penggunaaan media tersebut dan dapat menjadi contoh yang buruk bagi si kecil tentang interaksi dengan media elektronik di kemudian hari. (DaI/WRM)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement