|

Madonna yang kontroversial? Madonna yang jago meliuk-liukkan tubuhnya di atas pentas? Madonna yang lagu-lagunya selalu menjadi hits di seantero jagad? Semua orang pasti sudah tahu.
Jika kemudian Diva Pop ini menarikan jemarinya di atas tuts-tuts keyboard komputer dan menghasilkan sebuah karya sastra, tahukah Anda?
The English Roses, bukan lagu anyar milik Madonna, tetapi sebuah buku yang ditulisnya dan didedikasikan kepada anak-anak.
Dengan alur bercerita yang sederhana, Madonna berkisah tentang persahabatan 4 orang gadis kecil, Nicole, Amy, Charlotte dan Grace. Mereka adalah 4 sekawan yang tak terpisahkan. Cantik dan populer. Dan menamakan diri mereka "The English Roses."
Satu yang menjadi ganjalan, adalah Binah, tetangga mereka. Gadis cantik berambut panjang sehalus sutra, yang sangat pandai dan baik hati tapi kesepian ini, selalu membuat 4 sekawan mencibir dan ingin melakukan hal-hal jahat padanya. Mereka selalu berpikiran, bahwa Binah memiliki segalanya. Dan membuat mereka iri.
Suatu ketika, mereka berempat mendapat kesempatan untuk melihat kehidupan Binah dari dekat. Betapa terkejutnya mereka! Ternyata kehidupan Binah tak seperti yang diduga.
Cerita dalam buku ini, memuat pesan sederhana dan mengajarkan pada anak-anak kita untuk tidak menilai seseorang dari penampilannya dan bahwa rasa iri dengki itu sangat tidak baik.
Dihiasi dengan ilustrasi cantik karya Jeffrey Fulvimari, buku setebal 46 halaman ini membuat kita betah menikmati cerita sekaligus goresan tangannya yang penuh warna.
Jika Anda ingin menikmati karya perdana Madonna dalam dunia sastra, kini telah hadir versi bahasa Indonesia-nya, yang sudah diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Umum. |