We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right  
Penyakit YPKR E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Kamis, 11 Agustus 2005

Rangkuman Diskusi WRM: Penyakit YPKR

 

Oleh: We R Mommies

 

Seorang Mommy mengeluh sedang terkena penyakit YPKR ( Yang Penting Keluar Rumah ). Merasa jenuh dan selalu ingin refreshing dengan jalan-jalan di luar rumah. Timbul  rasa bersalah kepada anak tersayang yang kadang tidak sempat terluangkan waktu untuk main bersama, apalagi sang Mommy juga bekerja full-time. Mommy sudah mencoba mencari sumber kejenuhannya. Timbul fikiran untuk keluar dari rumah mertua, namun tidak ingin sang hubby tercinta salah faham.

 

Berbagai komentar datang dari Mommies lain. Ada seorang Mommy  yang menanggapi bahwa tiba-tiba ingin keluar dari rumah mertua bisa kelihatan aneh, karena pada awalnya tidak ada keengganan untuk hidup bersama mertua. Sang Mommy menyarankan agar memberikan rambu-rambu yang jelas untuk menghindari kesalah-fahaman  baik dengan suami, mertua, maupun keluarga mertua. Ia sendiri menyontohkan bagaimana dirinya sudah membicarakan mengenai hal tersebut sebelum melangkah ke dalam dunia perkawinan. Mommy yang lebih memilih untuk hidup terpisah baik dengan keluarga orang tua,maupun keluarga mertua dan berusaha untuk hidup tanpa bantuan orangtua maupun mertua. Mommy ini juga menyarankan untuk membicarakan hal ini secara terbuka dengan suami dengan cara yang sebaik-baiknya tanpa ada sentimen atau menjelek-jelekkan  pihak keluarga suami atau mertua. Ia berpendapat bahwa bila sudah tidak sreg lagi tinggal bersama mertua, namun terus dipendam perasaannya lama kelamaan akan menimbulkan efek yang tidak baik. Selain hilang rasa keikhlasan, juga akan menimbun perasaan tidak suka. Komunikasi sangat penting di dalam hubungan suami-istri. Sangat baik bagi sang suami untuk menyadari hal ini.


Mommy yang lain menanggapi,bahwa penyakit YPKR ini mungkin muncul karena sang Mommy sedang  mengandung. Ia menyarankan supaya dinikmati saja jalan-jalannya, supaya tidak timbul perasaan bersalah. Siapa tahu memang bawaan bayi. Ia menyontohkan dirinya yang senang jalan-jalan ketika sedang hamil, dan setelah bayinya lahir kembali senang berada di rumah. Soalmasalah ingin keluar dari rumah mertua, disarankan agar segera dibicarakan dengan suami. Mommy sendiri malah tidak diizinkan keluar dari rumah orang tua,karena alas an keamanan, karena suami yang sering tugas keluar kota, sementara anak masih kecil. Namun dibalik itu, orang tua Mommy juga menyarankan agar segera mempunyai rumah sendiri.

Mommy yang lain menyarankan untuk membuat proyek-proyek permainan baru yang akan diajarkan kepada anak, sehingga timbul rasa semangat untuk pulang dan bertemu anak dan bermain dengan anak. Atau dengan mencari hobi baru di dalam rumah yang dapat dikerjakan setelah anak tidur. Mommy ini memberi nama “menyediakan waktu untuk dirisendiri”, bisa dengan membaca, maskeran atau luluran di dalam rumah. Mommy yang senang di dalam rumah ini, bisa asyik membenahi kamar, bersih-bersih, membuat scrap-book/ kolase foto anak.
Banyak hal yang bisa dilakukan di dalam rumah,meskipun masih serumah dengan mertua.  Mommy ini menyarankan untukmengubah cara pandang melihat kondisi sekarang, dan mengganti kejenuhan dengan lebih proaktif.
 
Mommy lain yang betah di rumah dan segan jalan-jalan sewaktu mengandung, menimpali bahwa ini mungkin bawaan sang bayi. Sebaiknya dinikmati saja jalan-jalannya,toh nanti kalau sudah lahir terpaksa tidak bisa kemana-mana sampai bayinya bisa diajak jalan-jalan. Sedangkan untuk membuka pembicaraan dengan suami mengenai keinginan untuk berumah sendiri sebaiknya dicari waktu yang paling tepat.

 

Seorang Mommy juga sharing pengalaman. Saat sebelum menikah, Mommy dan hubby sudah sepakat untuk mengontrak tempat yang dekat dengan orang tua dan mertua. Susah senang ditanggung berdua dan tanpacampur tangan ke dua belah pihak. Awalnya kaget karena harus membagi penghasilan untuk kontrakan, listrik, belanja harian, transpot dan biaya tak terduga, tapi dari hal itu kita bisa belajar untuk mengelola uang

 

Seorang Mommy yang juga seorang psikolog memberikan saran untuk menggunakan  auto hypnosis  untuk mengatasi masalah jenuh .Caranya dengan berulang-ulang  mengucapkan kalimat positif ke diri sendiri melawan pikiran negatif yang ada. Misalnya: Saya bahagia. Saya senang tinggal di sini. Saya ingin sekali pulang ke rumah cepat-cepat. Ucapkan dengan semangat dan ekspresi senang (kalau perlu senyum-senyum). Tentu saja auto hypnosis dibarengi usaha-usaha lainnya, seperti: aktivitas menghilangkan rasa jenuh,mencari jalan keluar dan berdoa.

Mommy ini menambahkan bahwa dirinya sangat memegang konsep teori kognitif, maksudnya semua itu asalnya dari proses berpikir, sudut pandang dan isi pikiran kita. Kalau pikiran kita isi dengan pikiran-pikiran positif, pikiran negatif bisa dilawan. Jadi ubahlah perasaan dengan mengubah cara pikir kita.

So change the way you feel by changet the way you think

Mommy ini menambahkan satu hal lagi,  bahwa perasan jenuh dan ingin keluar rumah itu manusiawi sekali...don't feel guilty.

 

Seorang Mommy lain menyampaikan masalah yang serupa, meskipun Mommy ini ingin keluar dari rumah orang tua. Setelah bicara dari hati ke hati dengan suami, ternyata suami bertekad merenovasi rumah orang tua Mommy terlebih dulu, sebelum keluar dari rumah orang tua Mommy.

 

Mommy yang melemparkan pertanyaan,  menyampaikan bahwa dirinya akan berusaha mengubah rasa jenuh dengan mengubah cara pandang sebagaimana saran-saran Mommy yang memberikan input, dan akan mebicarakan masalah keinginannya untuk keluar dari rumah mertua dan mencoba hidup mandiri berdua suami.

 

 

(HI/WRM)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement