|
Pengirim: Christie
|
|
Rabu, 03 Agustus 2005 |
|
Mata, Adalah jembatan bagi bahasa jiwa, Entah engkau sedih atau bahagia, Matamu kan berbahasa padaku.
Dari binar yang berpenjar, Dari redup yang tergurat, Aku selami hatimu Lewat sepasang mata milikmu.
Mata, Adalah cerminan bagi pantulan hati, Kala engkau kecewa atau berharap, Matamu mengucap kalbumu.
Dari bias yang suram, Dari aura yang bercahaya, Ku telusuri rahasia asamu, Hanya dengan menatapmu.
|