|
Hari demi hari berlalu dalam pernikahan kita.
Bulan demi bulan terlewati dalam rumah tangga kita.
Benih cinta kita kini tertanam dalam rahimku.
Penerus darah kita,penerus langkah kita.
Apa yang telah kita siapkan untuknya?
Segudang baju kecil nan manis....
Atau sepeti mainan kecil nan lucu...
Atau sebuah kamar nan indah...
Atau sejumlah sertifikat tabungan dan asuransi...
Mungkin dia akan membutuhkan semua itu.
Tapi itu masihlah teramat jauh dari cukup.
Yang lebih dia butuhkan adalah rumah yang penuh cinta didalamnya...dimana dia akan selalu merasa nyaman.
Pelukan hangat tanpa batas... yang akan membuatnya merasa aman.
Kasih sayang suci penuh kedamaian...yang akan membuatnya merasa dicintai.
Dan kesabaran orang tua yg kelak akan ditrirunya...
Siapkah kita untuk memberikan semua itu?
Siapkah kita menjadi teladan yang baik untuknya?
Sedangkan kita berdua seingkali tak mampu memecahkan masalah dengan damai...
Tak mampu lagi bicara penuh kehangatan...
Tak ingat lagi akan belaian penuh kasih...
Amarah seringkali menjadi dewa dalam setiap perdebatan...
Dan kata-kata yang tak seharusnya keluar pun seringkali terlontar tajam...
Siapkah kita untuk berubah?
Demi ketenangan jiwa buah hati kita kelak...
Demi masa depan rumah tangga kita...
Demi kelanggengan cinta kita...
Memang tak akan mudah karena kita begitu berbeda.
Tapi tak ada yang mustahil bila kita mau berusaha.
Kuyakin kebesaran cinta kita kan mengajarkan rambu-rambu kasih dalam biduk rumah tangga kita.
Aku mencintaimu kasih.....
"Happy 10 month Anniversary“
Depok, 26 Juli 2005
|