|
Cara menambah koleksi buku di kelas dan di perpustakaan sekolah dengan cara membaca. Hal ini terdengar aneh. Tetapi tidak bagi sekolah-sekolah di Amerika. Seperti halnya di Rock Quarry Elementary School. Di sekolah ini terdiri dari kelas TK sampai kelas 5 SD. Dan seluruh anak-anak wajib berpartisipasi dalam program membaca tersebut.
Semakin banyak buku yang mereka baca, semakin banyak dana terkumpul. Yang kemudian dana tersebut akan digunakan untuk menambah koleksi buku pada setiap kelas dan juga perpustakaan sekolah. Program tersebut akan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Misalnya dalam jangka waktu satu bulan, anak-anak diharapkan membaca 50 buku.
Lalu bagaimana caranya? Caranya dengan memberikan “reward” untuk setiap buku yang dibaca oleh anak tersebut. Saat program dimulai guru akan membagikan form kepada setiap anak. Anak akan menunjukan form tersebut kepada orangtua, keluarga, ataupun tetangga. Kemudian orangtua, keluarga ataupun tetangga, akan menuliskan nama dan besarnya pledge pada form tersebut. Selanjutnya form tersebut diserahkan kembali kepada guru sebagai bukti perjanjian.
Besarnya pledge yang mereka janjikan berlaku untuk satu buah buku yang dibaca anak. Atau, mereka berjanji akan memberikan uang sebesar nilai tertentu, jika anak telah berhasil membaca buku sesuai target. Misalnya 50 buku dalam waktu satu bulan.
Melalui program ini setiap anak berlomba-lomba membaca buku. Cara ini juga berhasil membuat anak-anak yang tidak suka membaca buku, berlomba untuk membaca. Mereka ingin mendapatkan reward yang sudah dijanjikan.
Program ini cukup berhasil dilaksanakan, dibuktikan dengan terkumpulnya $10,000 dalam jangka waktu satu bulan, dari sekitar 300 anak.
Cara lain untuk mendapatkan buku adalah dengan bekerjasama dengan penerbitan. Setiap bulannya penerbitan seperti Scholastic memberikan katalog berwarna yang berisikan gambar cover setiap buku-buku baru ataupun yang di sale. Pada katalog tersebut juga terdapat form pembelian. Dari setiap buku yang dibeli oleh anak-anak, sekolah akan mendapatkan point. Yang kemudian point tersebut dapat ditukarkan dengan buku.
Selain itu penerbitan secara berkala, juga mengadakan pameran buku di dalam sekolah. Dan anak diberikan kebebasan untuk membaca, melihat-lihat buku, memilih buku sendiri untuk mereka beli. Sebelum acara berlangsung, sekolah akan memberikan pemberitahuan kepada orangtua, untuk datang berkunjung. Tetapi biasanya orangtua memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk menentukan buku yang mereka inginkan. Orangtua hanya memberikan uang saku kepada mereka. Dari buku yang anak-anak beli, sekolah pun mendapatkan komisi berupa buku.
Koleksi buku merupakan bagian penting dari setiap kelas, tidak heran dalam setiap kelas terdapat cozy corner. Pada sudut tersebut berjejer rapi buku-buku dengan tema yang beraneka ragam. Sofa yang cozy, dihiasi dengan bantal-bantal mungil. Karpet yang empuk yang membuat anak betah dan nyaman duduk membaca di atasnya
Jadi menambah koleksi buku di sekolah dapat dilakukan dengan cara membaca. (MD) |