|
Menjadi seorang Istri dan Ibu untuk anak - anak adalah merupakan anugerah yang tiada duanya. Bagaimana tidak, sebagai Istri kita berkewajiban untuk mengurus suami, sebagai Ibu kita berkewajiban mengasuh dan mendidik anak - anak dengan baik. Kadang waktu untuk diri sendiri pun sama sekali tidak ada tersita untuk menjadi Istri dan Ibu yang baik untuk keluarga tercinta. Di milist WRM seorang Mom yang bermukin di Eropa menanyakan bagaimana cara membagi waktu untuk anak , suami dan diri sendiri, kebetulan beliau ingin sekali punya waktu sendiri untuk menambah Ilmu dan browsing Internet, tapi sayang waktu 24 Jam pun rasanya cepat sekali berlalu.
Demikian rangkuman share dan tanggapan para Mom yang lain. "Kondisinya hampir sama dengan saya, saat ini saya juga bermukim di Eropa dan sudah mempunyai 3 orang anak. Memang agak sulit mencari waktu luang untuk berinternet. Kebetulan di rumah saya komputer selalu online sepanjang hari, kalau ada waktu, misalnya saat anak - anak lagi tidur atau mereka lagi bermain dengan tenang, saya selalu mempergunakan kesempatan emas itu untuk ber Internet".
Lain halnya dengan Mom berikut, beliau menegaskan resiko menjadi Full Time Mom di Luar Negeri memang berat, tidak semudah di negeri sendiri, karena di negeri sendiri banyak tersedia tenaga Pembantu atau Baby sister yang bisa membantu kita menjaga anak - anak. Kuncinya, berusaha menyeimbangkan antara waktu untuk keluarga dan waktu untuk diri sendiri. Managemen diri dan managemen waktu sangat penting di terapkan, misalnya dengan membuat jadwal, kapan waktu bisa bersantai di depan komputer untuk browsing, kapan waktu bersama anak, kapan waktu masak, membersihkan rumah, dll. Kalau kita bisa disiplin, hasilnya pasti akan memuaskan.
Sangat berbeda dengan Mom berikut yang bahkan tidak sempat mengerjakan pekerjaan rumah, beliau lebih banyak menghabiskan waktu untuk berinternet. Memang saat ini beliau belum di sibukkan oleh kehadiran si buah hati, namun menurutnya mendisiplinkan diri harus di terapkan kalau ingin mendapatkan waktu yang berkualitas untuk diri sendiri dan keluarga.
Terinspirasi oleh Ibunda tercinta dan dari pengalaman kecilnya yang terbiasa mandiri, Mom berikut enjoy dengan statusnya sebagi Ibu dan Istri. Bahkan beliau tidak punya pembantu, tapi beliau dapat membagi waktunya dengan keluarga dan untuk diri sendiri. Untuk mengembangkan diri beliau lebih banyak melakukannya pada saat di kantor.
Ibaratnya banyak jalan menuju Roma, banyak cara untuk mengembangkan diri, walupun kita hanya punya waktu yang minim karena tersita oleh acara membersihkan rumah, mengasuh si buah hati dan menjadi Istri yang baik untuk suami tercinta, Mom berikut memberikan tipnya demikian, " Sebagai Ibu dan Istri, kita perlu memperkaya wawasan lewat bacaan, lewat sharing, yang murah meriah contohnya lewat Internet. Saat ini Aku dan suami menyiasatinya dengan cara mencetak (Print) segala informasi yang berguna, yang kami dapat di dunia maya dan koran.
Karena semua informasi itu sudah kami print, jadinya tidak perlu berlama - lama di depan komputer untuk menambah ilmu, jadinya bisa di mana saja. Bagaimanapun, kita perempuan perlu waktu untuk diri kita sendiri, untuk bergaul, untuk memperluas pengetahuan, atau untuk refleksi. Mendapatkan waktu itu yang susah. Yang bisa kita usahakan adalah mengkombinasikan suatu tugas dengan yang lain sehingga bisa disambi, kapan main dengan anak atau kapan kita bisa membiarkan mereka bermain sendiri. Ujar beliau mengakhiri sharingnya.
Kalau di pikir - pikir waktu tidak akan pernah ada cukupnya, ada baiknya nikmati saja waktu itu bersama keluarga. Suatu saat ketika anak - anak sudah dewasa pasti kita akan mendapatkan banyak waktu luang untuk diri sendiri. (WRM/SA) |