|
Berkomunikasi Dengan Anak Lewat Telphone |
|
|
Pengirim: We R Mommies
|
|
Selasa, 21 Juni 2005 |
|
Karena harus lembur di kantor jadi nya tidak bisa segera pulang kerumah, sementara di benak, selalu muncul si buah hati, yang lagi nungguin di rumah. Kenapa harus kwatir? Sekarang sudah gampang ada fasilitas telphone tinggal mencet nomor telphone rumah sekejap mata di seberang sana sudah tersambung dengan si buah hati tercinta, pinginnya ngobrol dengan si kecil yang selalu menyita pikiran tapi sedih nya ketika ingin bicara si kecil dengan santainya menjawab "Ga mauuuuu", sayup - sayup terdengar jawabnya di ujung sana. Hampir semua Ibu bekerja mengalami hal serupa, begitu juga dengan seorang Mom di milist WRM, beliau menanyakan apa ada Trik khusus biar si kecil mau di ajak berkomunikasi lewat telphone?
Kebetulan Mom yang pertama beri tanggapan ini, punya kasus yang sama demikian ceritanya, "Putra saya sama persis, waktu itu dia juga sangat sudah bila di ajak berkomunikasi lewat telphone, rada gaptek (gagap teknologi) aku suka gemas kalau melihat tingkahnya saat itu. Tapi saat ini dia sudah berumur 3 tahun lebih, alhamdulillah kalau ada telphone dia sudah mau terima, bahkan bila mendengar dering telephone dia sangat semangat untuk menjawab telphone tersebut."
Masih sama dengan kasus sebelumnya, mom berikut juga menghadapi hal yang sama, tapi beliau mempunyai trik ampuh yang akhirnya beliau bisa berkomunikasi dengan si buah hati, "Aku kasi tau ke pengasuhnya kalau aku telphone gagang telphonenya tidak perlu di angkat tetapi speakernya di nyalakan saja, jadi di kecil tetap bisa mendengar kalau aku lagi bicara di seberang sana lewat speaker phone, lumayan berhasil triknya kadang - kadang aku juga ajak dia nyanyi, dan itu sangat berhasil".
"Putra saya juga akhir - akhir ini kalau aku telphone ke rumah pasti dia tidak mau terima, yang ada dia narik - narik kabel telphone. Tapi kalau aku telphonenya ke hp (Hand Phone) dianya pasti mau angkat, dan antusias untuk bicara." Demikian Sharing terakhir dari mom yang juga bingung anaknya lebih suka pegang dan main dengan HP yang asli dari pada HP mainan. (WRM/SA) |