We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Jari Si Kecil Terjepit Pintu
Jari Si Kecil Terjepit Pintu E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Sabtu, 11 Juni 2005

Jangankan balita, kita saja orang dewasa kalau kejepit pintu sakitnya tak tertahannkan. Pengalaman tak nyaman ini di alami oleh putra seorang Mom di milist WRM, jari putranya terjepit pintu sampai kukunya retak dan nyaris lepas, saat ini beliau merawat sendiri luka tersebut dengan cara di beri betadine dan di perban, perbannya rutin di lepas 3 jam sekali. Apakah tindakannya itu sudah benar? Apakah kukuh putranya bisa tumbuh normal lagi? Pertanyaan itu di lontarkan karena takut kuku putranya tidak tumbuh seperti biasa.

Seperti biasa Mom yang lain tidak mau ketinggalan mereka menceritakan kalau pernah mengalami hal yang sama bahkan membagi tips nya. "Suamiku pernah terjepit pintu mobil sampe kuku jari telunjuknya hampir lepas, tindakan pertamanya di beri betadine, tapi karena berasa mengganggu aktifitasnya akhirnya kami kedokter dan ternyata kukunya harus di copot tapi sebelumnya di bius dulu, setelah itu di bungkus dan di rawat seperti biasa, beberapa minggu kemudian kuku suami saya tumbuh dengan normal."

Anak kecil memang sangat berpotensi jarinya terjepit pintu, Mom yang satu ini juga ternyata putranya yang berusia 2 tahun pernah terjepit pintu juga. " Aku jadi ingat putraku juga pernah terjepit pintu. Waktu itu saking paniknya melihat darah yang sangat banyak mengalir dari jempolnya yang mungil, aku dan suami langsung bawa ke UGD. Di UGD, setelah dibersihkan oleh dokter jaga, ternyata baru keliatan kalau lukanya dalam, terbelah persis di batas kukunya sampai tulangnya kelihatan. Kukunya harus dicopot dan lukanya dijahit, saat itu jempolnya di bius."

Orang tua mana sih yang tega melihat putra atau putrinya merasakan sakit apa lagi sampai di jahit jempolnya, masih melanjutkan ceritanya. " Nggak tega ngeliat putraku waktu disuntik bius lokal sampai selesai dijahit, Luthfi nangis jerit-jerit. Dan sempat agak trauma dengan yang namanya dokter dan RS. Tapi alhamdulillah sekarang kukunya sudah tumbuh baik, nggak terlihat bekasnya sama sekali." Mengakhiri sharenya. (WRM/SA)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement