|
Jangankan balita, kita saja orang dewasa kalau kejepit pintu sakitnya tak tertahannkan. Pengalaman tak nyaman ini di alami oleh putra seorang Mom di milist WRM, jari putranya terjepit pintu sampai kukunya retak dan nyaris lepas, saat ini beliau merawat sendiri luka tersebut dengan cara di beri betadine dan di perban, perbannya rutin di lepas 3 jam sekali. Apakah tindakannya itu sudah benar? Apakah kukuh putranya bisa tumbuh normal lagi? Pertanyaan itu di lontarkan karena takut kuku putranya tidak tumbuh seperti biasa.
Seperti biasa Mom yang lain tidak mau ketinggalan mereka menceritakan kalau pernah mengalami hal yang sama bahkan membagi tips nya. "Suamiku pernah terjepit pintu mobil sampe kuku jari telunjuknya hampir lepas, tindakan pertamanya di beri betadine, tapi karena berasa mengganggu aktifitasnya akhirnya kami kedokter dan ternyata kukunya harus di copot tapi sebelumnya di bius dulu, setelah itu di bungkus dan di rawat seperti biasa, beberapa minggu kemudian kuku suami saya tumbuh dengan normal."
Anak kecil memang sangat berpotensi jarinya terjepit pintu, Mom yang satu ini juga ternyata putranya yang berusia 2 tahun pernah terjepit pintu juga. " Aku jadi ingat putraku juga pernah terjepit pintu. Waktu itu saking paniknya melihat darah yang sangat banyak mengalir dari jempolnya yang mungil, aku dan suami langsung bawa ke UGD. Di UGD, setelah dibersihkan oleh dokter jaga, ternyata baru keliatan kalau lukanya dalam, terbelah persis di batas kukunya sampai tulangnya kelihatan. Kukunya harus dicopot dan lukanya dijahit, saat itu jempolnya di bius."
Orang tua mana sih yang tega melihat putra atau putrinya merasakan sakit apa lagi sampai di jahit jempolnya, masih melanjutkan ceritanya. " Nggak tega ngeliat putraku waktu disuntik bius lokal sampai selesai dijahit, Luthfi nangis jerit-jerit. Dan sempat agak trauma dengan yang namanya dokter dan RS. Tapi alhamdulillah sekarang kukunya sudah tumbuh baik, nggak terlihat bekasnya sama sekali." Mengakhiri sharenya. (WRM/SA) |