We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kecantikan arrow Naik Pesawat Bersama Balita
Naik Pesawat Bersama Balita E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Sabtu, 11 Juni 2005

Libur telah tiba, libur telah tiba, horee horee horee, Jadi bersenandung lagunya si imut Tasya. Holiday season telah tiba, biro perjalanan wisata di buat sibuk oleh berbagai macam pemesanan tiket keluar ataupun dalam negeri. Hotel, obyek wisata penuh sesak oleh turis - turis lokal seolah setiap orang ingin menghabiskan waktunya di tempat wisata.

Tetapi ceritanya akan lain bila kita mempunyai balita, judulnya pasti repot apa lagi kalau harus keluar kota atau keluar negeri dan menggunakan transportasi pesawat, kebayang kan bagaimana repotnya. Di milist WRM ada seorang Mom yang bertanya apakah boleh membawah stroller sampai di pesawat, mengingat jarak antara pesawat dan check in point yang lumayan jauh, dan juga beliau menanyakan bagaimana biar balita bisa nyaman saat take off dan landing. Apa saja trik dan tips membawah balita terbang. Sharing, Tips dan Trik berikut adalah share oleh Mommies di milist WRM demikian rangkumannya.

"Asyiknya mau jalan-jalan, kebetulan temen aku pernah membawa bayinya naik pesawat, saat itu strollernya harus masuk bagasi, saran aku lebih efisien bawa gendongan yg modelnya kangguru atau gendongan kain. Pada saat take off dan landing, bawa kapas saja untuk penyumbat telinga. Yang lebih baik balita dalam keadaan menelan kalau si kecil tidak mau menyusui."

Mom yang satu ini sering sekali melakukan perjalan dengan pesawat bersama balitanya, " Kalau pengalaman aku stroller tidak bisa dibawa sampai ke pesawat, karena biasanya stroller itu tidak muat di simpan di cabin atas." Ada beberapa Airlines yang bisa mengijinkan tapi itu tergantung negosiasi kita sebagai orang tua dengan awak pesawat tuturnya.

Masih melanjutkan sharenya, " Kebetulan suami saya bekerja di luar pulau jawa jadi saya dan putra saya sering sekali mengunjunginya saat itu saya selalu membawa assistant yang nantinya bisa bergantian mengendong putra saya apabila kecapean jalan, keitka pesawat take off atau landing ada baiknya si balita menelan sesuatu sebaiknya di berikan ASI atau minum susu."

Menurut Mom berikut ini pemilihan tempat duduk juga sangat di anjurkan apa bila membawah balita, "Jangan lupa untuk pilih tempat duduk yg ditengah atau di depan, biar tekanan kabin tidak terlalu dalam. Pengalaman pribadiku naik pesawat dengan anakku yang saat itu berusia 1tahun kebetulan kami mendapat tempat duduk paling belakang, pada saat take off dan landing dianya nagis sampai jejeritan, rasanya kupingnya kesakitan karena sumbat telinga yang aku berikan saat itu di lepas terus olehnya."

Share Mom berikut kurang lebih sama seperti mom yang sebelumnya "Dulu pengalaman waktu pindah dari Batam ke Jakarta, anakku masih berusia 3 bulanan. Jadi masih aku gendong-gendong, stroller masuk bagasi. Selama take off/landing, aku berikan ASI." Masih melanjutkan sharingnya, "Ada beberapa maskapai penerbangan yang memberikan kebijakan, untuk Ibu yang membawah balita di berikan tempat duduk paling depan atau pembatas antara kelas bisnis atau ekonomi , sebaiknya sih check-in nya lebih awal biar bisa dapat tempat duduk yang posisinya tepat."

Mom berikut memberikan tips dan trik nya ketika melakukan perjalanan dengan balitanya, sebagi berikut:
*Pilih maskapai penerbangan yang bagus seperti "Garuda", karena GA menyediakan Baby dan Kids Meal yang bisa dipesan saat kita reserve dan confirm ticket. Anak-anak juga dibagi mainan (lego, puzzle) gratis supaya tidak bosan dipesawat
* Kalaupun tidak mengunnakan Garuda, ada baiknya check in airline beri seat yang khusus untuk infant, Tandanya?infant seat ada di baris pertama dan kedua terdepan, dan bukan di exit window. Apa pentingnya?Seat untuk infant punya jumlah masker oksigen extra, sedang seat biasa tidak. Biasanya anak diberi seat belt dan life vest extra, ingatkan kalau cabin crewnya lupa
* Frekuensi tinggi suara mesin dan beda tekanan udara tidak terlalu berbahaya, mengganggu sudah pasti tapi tidak merusak organ telinga dan pernapasan, kecuali bila si anak sedang pilek berat ( ini menurut info pilot dan crew). Kalau tidak pilek/sehat, tidak disusui pun tidak masaalah, supaya tidak tegang ajak saja mengikuti proses take-off sambil mengintip keluar jendela.
* Soal stroler? Kalau bisa jalan/gendong (di bandara cengkareng ada ban berjalannya dan anak sangat excited mencobanya), lebih baik stroler masuk bagasi sejak cek in. Soalnya kalau berstroler sampai dalam repot karena harus lewat beberapa security cek-point, harus mendorong di trunk dan aisle yang sempit ( dipelototin sama penumpang lain, lagi), harus repot melipat dan minta crew menyimpannya, sangat repot.

Selamat berlibur Mommies. (WRM/SA)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement