We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2010 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Pahami Karakter Makan Batita Anda
Pahami Karakter Makan Batita Anda E-mail
Pengirim: Shrie   
Rabu, 08 Juni 2005

baby food, cereal, oatmeal, toddler, food, menu, eating"Pusing deh nyuapin putraku, selalu saja makanannya di keluarin lagi!"
"Aku bete sekali dengan putriku, kalau di ajak makan bawaannya malah rewel"
"Anakku labih parah lagi, selalu minta jalan - jalan ke taman, sesampainya disana malah tidak mau makan?"

Haruskah saat makan jadi saat - saat yang tidak menyenangkan buat Anda dan Batita anda? Harusnya sih tidak. Tapi pada kenyataannya kita selalu di buat kesal oleh tingkah batita yang tidak antusias bila acara makan tiba. Dari Majalah Parents Guide yang saya baca, Sangat penting memahami karakter Batita untuk membuat kegiatan makannya menjadi menyenangkan.

Seperti apa karakter makan batita?

Batita menganggap diri mereka dapat melakukan apa saja yang berlangsung di sekitar mereka. Mereka ingin mencoba sagala sesuatu dengan energi, rasa ingin tahu yang kadang membahayakan diri mereka, kadang batita ini pun sangat tegas, sehingga penolakan - penolakan dari mereka sering terlihat. Sebaiknya kita sebagai orang tua membuat batasan - batasan yang tegas untuk batita kita, dan membiarkan mereka menikmati kebebasannya dan mengeksplorenya dalam batasan - batasan yang telah kita buat.

Sampai dimana tanggung jawab kita sebagai Orang tua?

Interaksi kita dengan si kecil kadang hanya berisi "ngotot ngototan". Kita berkeras membuat mereka membuka mulut dan si kecil berkeras mengunci mulutnya rapat-rapat. Kita memaksa si kecil menghabiskan makanannya, si kecil malah asik membuang makanannya.

Berikut tanggung jawab orang tua, menurut ahli psikolog anak dan ahli gizi anak Ellyn Satter dalam bukunya "How to Get Your Kid to Eat… But Not too Much":
· Membeli dan memilih bahan makanan
· Membuat dan menyajikan makanan
· Mengatur waktu makan
· Menyajikan makanan dalam bentuk yang dapat di pegang
· Mengenalkan cara makan yang mudah di kuasai
· Membantu anak berpartisipasi dalam acara makan keluarga
· Membantu anak menyelesaikan makannya

Dan yang berikut ini bukan tanggung jawab orang tua:
· Berapa banyak anak makan
· Apa yang anak makan
· Selera makan (kapan si kecil lapar)

Sering kali 3 poin yang menjadi tanggung jawab si kecil, kita sebagai orang tua justru mengendalikannya. Pantas saja si kecil jadi bertingkah!. (SA/WRM)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru




Advertisement