We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Goresan Pena arrow Resensi Musik arrow Racing Stripes
Racing Stripes E-mail
Rabu, 01 Juni 2005
movie, dream, shopping, story, spiritAlkisah, ada seekor zebra yang tak tahu siapa dirinya. Dia berpikir dirinya adalah kuda putih berbelang hitam, atau kuda hitam berbelang putih. Dia bermimpi menjadi kuda pacuan. Mimpinya itu menggelinding seperti bola salju di jalanan terjal; tercabik, terantuk batu, hancur ditertawakan, terserak dalam serpihan-serpihan tajam.

Zebra itu terbangun pada suatu hari di tepi sungai yang bening. Ditatapnya pantulan tubuhnya di sungai itu, dan dihimpunnya lagi serpihan mimpinya dengan perih.

Alkisah, ada seorang ibu-ibu yang ngantuk berat sehabis begadang. Sandaran kursi merah hati memeluk kepalanya yang berat, dan gelap berpendar sinar layar perak melabuhkan matanya yang letih. Dia menyangga dagu, dan mimpinya bermain-main riang seperti curah bintang-bintang keputihan di layar screen saver. Suara dolby stereo seperti musik pengantar tidur lamat-lamat, melambungkan mimpinya, mencipta potongan-potongan film berlakon bayang-bayang samar. Tiba-tiba mimpinya bergoyang, dan suara mungil di sampingnya berkata, “Mom, wake up! The film is still running!”
“Oh, honey,” keluh ibu-ibu itu, “I already knew the ending,” dan matanya terpejam lagi.

Alkisah, ada film yang bertutur tentang mimpi. Mimpi itu klise, bernama harapan setinggi bintang. Seperti lazimnya film tentang mimpi, harapan itu harus tercapai. Mimpi itu ditonton sambil melamun, sambil tertidur, tersenyum, atau bersorak. Penonton di sini dan di sana, teringat mimpi-mimpinya yang datang dan pergi. Mimpi gembira berhias tawa, dan mimpi sedih yang disambut air mata. Bukankah hidup itu adalah tidur sementara, tempat manusia mengurai mimpi-mimpinya, untuk suatu saat terjaga dan menyaksikan mimpi-mimpi itu dalam lintas-lintas gambar bak layar perak di sana?

Ibu-ibu ngantuk itu tak lagi bermimpi. Dia memandang gadis kecilnya disebelahnya, yang wajahnya berbinar oleh terpa cahaya layar perak dan keriangan yang tumpah-ruah. Oh, si zebra itu sudah tahu siapa dirinya. Dia tahu dirinya tak akan bisa menjadi kuda, namun tetap saja dia berlomba sebagai zebra pacu. Biar saja kakinya pendek dan kepalanya besar, karena dia tahu, ibu-ibu ngantuk, dan semua orang tahu, bahwa dia pasti akan menang. Ini film Hollywood bukan, tempat mimpi-mimpi dipertontonkan dan menjadi hiburan?

Zebra itu, menabrak pita finish diiringi sorak gegap-gempita. “See? I told you,” kata ibu-ibu ngantuk itu kepada gadis kecilnya, “he’ll win,” dan tentu saja sang gadis terlalu sibuk dengan tawa lebar di wajahnya. “Well,” pikir ibu-ibu itu, “yang penting dia tahu bahwa mimpi itu harus diraih dengan keringat, darah, dan air mata.

Zebra itu Stripes namanya. Tubuhnya belang seperti mimpi yang bersisian dengan realita.

Ada saat bermimpi, ada saat terjaga. Ibu-ibu itu tak lagi ngantuk, karena hangat sinar matahari sudah menyapa wajahnya. Tiga wajah-wajah cerah bercanda di sisinya. Kata mereka, filmnya bagus. Ibu-ibu itu tersenyum-senyum saja. Ah, namanya juga film anak-anak; asal ada yang seru-seru, mereka pasti suka. Tiba-tiba dia teringat sebuah film lama, tentang perlombaan lari juga. Ah ya, film Iran itu, Children of Heaven judulnya. Rasanya film itu masih menghuni hatinya. Seandainya, ya seandainya, tak semua film anak-anak bertutur tentang mimpi yang berakhir indah. Karena ada mimpi yang perih, atau mimpi tak teraih, yang bisa datang kapan saja.

Mimpi perih, mimpi indah, mimpi hitam-putih seperti belang pada tubuh zebra. Alangkah baiknya, kalau anak-anak tahu semuanya.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement