We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right  
Mengatasi Mimisan E-mail
Selasa, 24 Mei 2005

health, home, house, clean, immune, desease, infection, cleaning, housekeeping, diet, fitness, yoga, exercise, spa, bath, family, travel, firstaidMimisan memang kelihatannya mengkhawatirkan, karena kejadiannya tiba-tiba dan tampak banyak darah keluar. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan saat anda atau anak anda mengalami mimisan, berdasarkan pengalaman sendiri dan training First Aid & CPR dari West Haven Head Start bulan April lalu.


Kalau Anda lihat:
- darah keluar dari salah satu atau kedua lubang hidung;
- kemungkinan darah mengalir menuju belakang hidung, mulut dan tenggorokan.

Yang Anda lakukan:
1. Dudukkan si anak dan suruh menundukkan kepalanya ke depan sambil membuka mulutnya. Perhatikan kalau ada benda asing di dalam hidungnya dan hati-hati keluarkan.

2. Tekan atau cubit pangkal hidung kiri-kanan bersamaan (tempat meletakkan kacamata) dan tahan selama 10 menit. Anak yang sudah agak besar, bisa diminta untuk menekan pangkal hidungnya sendiri. Minta si anak untuk bernafas melalui mulut dan tidak berbicara, menelan, batuk atau mengendus2.

3. Sesudah 10 menit lepaskan tekanan tadi pelan-pelan. Tekan pangkal hidung selama 10 menit lagi kalau darah masih keluar.

4. Kompres pangkal hidung tadi dengan kain basah dingin atau pengompres dingin khusus.

Yang harus diperhatikan:
- Anda harus konsultasi pada dokter kalau anak masih mimisan sesudah 2 kali upaya mengontrol darah untuk tidak keluar tadi; Anda curiga hidung si anak patah, atau si anak diketahui memiliki tekanan darah tinggi.

- Suruh si anak untuk istirahat beberapa jam dan hindari menggosok, mengorek-ngorek hidung (ngupil) atau berhembus lewat hidung.

- Usahakan agar anak tetap tenang dan minta kerjasamanya dengan baik.

PENTING:
= Jangan suruh anak untuk menengadahkan kepalanya ke belakang saat mimisan atau menyuruhnya berbaring terlentang. Karena darah di dalam hidung bisa masuk melalui mulut menuju tengorokan. Dan rasa darah yang kurang enak, bisa menyebabkan anak kaget, sehingga tersedak atau muntah.

= Jangan memasukkan tissue, kain atau benda apapun seperti daun sirih ke dalam lubang hidung. Tapi Anda bisa meletakkan tissue atau kain di ujung lubang hidung supaya darah tidak menetes dan membuat anak panik.

CATATAN:
= Saya pribadi untuk menghindari mimisan yang seringnya terjadi akibat cuaca yg kering, mengoleskan Petroleum Jelly (semacam pelembab) di ujung hidung atau di dalam lubang hidung. Hati-hati saat mengoleskan di dalam lubang hidung. Anak pun bisa diminta untuk melakukannya sendiri.

Dian Yustisiana Adji,
berdasarkan pengalaman dan training

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement