We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Rumah Tangga arrow Curhat Tentang Mertua
Curhat Tentang Mertua E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 17 Agustus 2005

Memang serba salah bila pemilihan keputusan bersama di dalam rumah tangga kita tidak sepenuhnya disetujui oleh pihak mertua. Apalagi bila mertua terus menerus mendesak dengan berbagai cara untuk menuruti kemauan mereka.

Seperti keluhan seorang Mommy yang mengakui bahwa meskipun hubungannya sebagai menantu dengan mertuanya bisa dikatakan  baik, namun tetap ada hal yang membuatnya kurang nyaman. Hal ini karena kemauan mertua yang menginginkan suami sang Mommy untuk meniti karir sebagai pegawai negeri.

Sementara Mommy dan suami merasa bahwa pekerjaan sang suami di sebuah Law Firm swasta adalah pekerjaan yang terhormat dan berprestasi dan dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memenuhi keinginan berkarir suami.

Sang Mommy menyatakan keheranannya, mengapa pasangan mertuanya yang semua anak-anaknya menjadi pegawai negeri kecuali suami sang Mommy, begitu bersikeras menginginkan sang suami  menjadi pegawai negeri. Besar di dalam keluarga yang bekerja sebagai pegawai swasta, sang Mommy menyatakan bahwa bekerja di sektor swastapun dapat memenuhi kebutuhan hidup dan yang paling penting adalah bekerja secara halal.

Berbagai tanggapan yang muncul dari Mommies yang lain:

Kultur budaya Jawa yang menginginkan kestabilan dan jaminan hidup jangka panjang pada sementara orang bersuku Jawa seringkali diterapkan pada pemilihan karir sebagai pegawai negeri.  Alasan yang terutama adalah karena adanya berbagai  tunjangan dan fasilitas bagi pegawai negeri dan keluarganya, serta adanya uang pensiun.

Mengingat latar belakang kultur budaya Jawa yang masih melekat kuat pada keluarga suami, perlu pendekatan dan memberikan pengertian kepada mertua bahwa pekerjaan suami di Law Firm swasta termasuk pekerjaan yang stabil dan dapat menjamin kehidupan keluarga.

Seorang Mommy menyarankan untuk jangan terpengaruh dengan desakan mertua. Ia memberi contoh pengalaman ibundanya yang sering diejek oleh mertuanya karena bukan pegawai negeri, meskipun sang ayahanda pegawai negeri.

Mommy yang lain yang mempunyai mertua pensiunan pegawai negeri ikut menambahkan. Meskipun saudara-saudara suami bekerja sebagai pegawai swasta dan wiraswasta, namun mertua lebih menyudutkan Mommy yang bekerja di perusahaan swasta.  Alasan mertua, jam kerja di perusahaan swasta yang panjang membuat sang Mommy menelantarkan anak dan suami. Kegigihan sang Mommy untuk bertahan pada pekerjaannya, seringkali menimbulkan perselisihan dengan suami. Namun berjalan dengan waktu, dan keberhasilan usaha Mommy mengatasi permasalahan yang ada membuat desakan dan campur tangan mertua reda dengan sendirinya. Saran dari Mommy ini adalah untuk terus memberi semangat suami agar jangan patah semangat dalam meniti karirnya. Tunjukkan penghargaan dan apresiasi terhadap hasil kerja suami. Suatu saat, akan terbukti bahwa di sektor manapun seseorang bekerja, bila bersungguh-sungguh akan berhasil.
 

Seorang Mommy yang lain memaparkan pengalamannya berdiskusi dengan kedua orang tua yang pegawai negeri dan keduanya bersuku Jawa. Dari diskusi mereka, sang Mommy mendapatkan jawaban mengapa kedua orang tuanya lebih menganggap bahwa pekerjaan sebagai pegawai negeri itu lebih banyak benefitnya.  Pertama: Kinerja pegawai negeri tidak dituntut sekompetitif pegawai swasta. Gaji bulanan dan karir bisa dirintis asalkan mengikuti prosedur yang ada. Kedua: Kenaikan jenjang karir bisa dilakukan dengan kenaikan jenjang studi. Ketiga: Mendapatkan uang pensiun bagi pegawai negeri dan keluarganya. Saran dari Mommy ini: agar jangan terpengaruh dengan desakan mertua, dan membuktikan bahwa profesi sebagai pegawai swastapun tidak kalah benefitnya dari pegawai negeri.
 

Seorang Mommy lain sharing pengalaman yang sama. Namun akhirnya keluhan sang Mommy berhenti setelah sang suami diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.
 
Kadangkala memang berusaha menyenangkan semua pihak adalah hal yang sangat sulit, apalagi bila berhadapan dengan masalah idealisme dan kebanggaan diri. Namun jauh lebih sulit lagi bila kita tidak mempunyai pilihan untuk selalu mengikuti apa keinginan orang tua ataupun mertua. Salah-salah hubungan yang tadinya harmonis bisa menjadi terancam karena perbedaan persepsi mengenai pekerjaan dan karir.  (HI/WRM)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement