We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Baik dan Bijak arrow Full Time Mother : Something Embarrassing ?
Full Time Mother : Something Embarrassing ? E-mail
Selasa, 10 Mei 2005

Surga itu di telapak kaki Ibu. Entah sejak kapan orang mulai mengenal ungkapan ini, tapi yang jelas, makna dan efek yang ditimbulkannya sangatlah mendalam. Dulu sewaktu belum menjadi seorang ibu, tak pernah aku begitu menghayati maknanya. Tapi Tuhan memang Maha Adil. Ditunjukkan-Nya padaku bagaimana mulia dan tak tertandinginya seseorang yang berjulukan Ibu itu. Menjadi seorang Ibu ternyata tidaklah sesederhana kedengarannya. 

Namun begitu, masih banyak juga orang yang memandang remeh kepada para ibu yang hanya mengurus suami dan anak-anak tok, yang tidak punya pekerjaan lain di luar rumah, just a full time mother.

Hal ini pun Aku alami sejak keputusanku untuk fokus sebagai full time mother. Orang-orang (bahkan termasuk keluarga dekat), banyak membicarakan keadaanku sekarang ini yang “hanya” seorang ibu (dan yang pasti mereka membicarakannya di belakangku), dan mereka menyayangkannya. “Kenapa si Esta yang dulu di sekolahnya dia begini.. yang lulusan universitas ini… yang begini… yang begitu…kok sekarang cuma ngendon di rumah aja !”

Terkadang sebal juga aku mengetahui pandangan mereka yang seperti itu. Tapi Alhamdulillah… Tuhan memberi kesabaran yang luar biasa padaku untuk menghadapi semuanya. Biarlah mereka beranggapan apa, toh apa yang aku lakukan ini tidak mengganggu atau merugikan mereka.

Salah satu “obat mujarab” untuk menjawab anggapan itu aku peroleh pula sewaktu bergabung di WRM (We R Mommies). Dalam wadah ini, aku banyak mengenal ibu-ibu lain yang punya keluarga bahagia, baik itu mereka yang berkarir maupun yang hanya ibu rumah tangga “biasa”. Kalau aku tak salah, bahkan banyak juga mommies WRM yang berlatar belakang pendidikan tinggi dan bergengsi, but for the time being they prefer to be full time mothers.

Dengan tanpa mengecilkan arti para ibu lain yang bekerja, menurutku semua tujuan kami para ibu rumah tangga biasa adalah sama : Ingin memberi waktu sepenuhnya untuk buah hati tercinta, memantau perkembangan setiap anak dari satu detik ke detik berikutnya, mengajari mereka cinta kasih kepada sesama manusia dan lingkungan sekitar, berharap mereka bisa menjadi anak-anak yang shaleh dan shalehah, yang bisa berguna bagi bangsa, negara dan agama.

Dan sekali lagi, aku setuju dengan pendapat seorang temanku, Ikim, seperti yang pernah kutulis dalam blog-ku (http://estafajar.blogs.friendster.com/) : to be a married woman, a mother, is about to give up the whole you. It’s about fighting and giving up your ego. Dan sebuah doa Ikim yang sangat pas, yang kurasa tak bisa lagi diungkapkan dengan lain cara : “Ya Allah… semoga kian hari kian layaklah surga itu berada di telapak kaki ini. Amin..”

Happy Mothers Day, Mommies !

Regards,
Esta Dirgantari
Full time mother - Medan, Indonesia

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement