|
Ibu mana yang tak senang jika rambut gadis kecilnya tebal, hitam dan mengkilap? Tak heran berbagai usaha dijalani seorang mom untuk menebalkan rambut anak perempuannya yang menurutnya "rambutnya masih dikit banget, padahal sebentar lagi umurnya 2 tahun. Kalau dikuncir seperti buntut tikus. Padahal rambutku hitam dan panjang, lho". Ia sudah mencoba berbagai cara, dari mulai mengoleskan lidah buaya setiap hari sebelum mandi, minyak kemiri, air rebusan kacang hijau, dan baby hair lotion.
"Minta tipsnya dong, cara menebalkan dan memanjangkan rambut anak", tanyanya di milis We R Mommies.
Seorang mom yang putrinya berambut tebal membagi pengalamannya, yang selalu memakaikan minyak kelapa murni buatan sendiri setiap habis mandi ke kulit kepala bayinya sampai umur 40 hari. Kemudian setelah rambutnya dicukur pada usia 40 hari itu, di kepala terutama ubun-ubunnya diberi campuran kunir dan seledri. "Tapi menurutku faktor keturunan yang berperan paling besar. Siapa tahu sekarang saja rambutnya tipis tetapi setelah besar rambutnya tebal dan panjang seperti ibunya", tambahnya.
Yang lain menceritakan tiga orang keponakan perempuannya yang sejak kecil selalu digunduli sampai umur sekitar 3 tahun dan sering diberi olesan seledri di kulit kepalanya. Menurutnya rambut mereka sekarang sangat tebal dan hitam mengkilat tidak seperti kedua orang tuanya yang rambutnya tidak terlalu tebal.
Beberapa tanggapan lain rata-rata memberi saran untuk menggunakan ramuan seledri atau lidah buaya. Untuk ramuan seledri, caranya daun seledri ditumbuk halus dan dioleskan ke kulit kepala. Dan ramuan lidah buaya : daun lidah buaya dibelah dua lalu dagingnya dioleskan di kulit kepala, lalu diamkan selama 30 menit baru dicuci bersih. Sementara untuk menghitamkan rambut yang kemerahan, diberikan olesan minyak kemiri.
Tips lain untuk menebalkan rambut, adalah menggunakan sisa air teh yang telah diembunkan semalam, kemudian dipijatkan ke akar rambut agar meresap. Cara lain adalah dengan menggunakan santan. Parut kelapa tua, beri air, peras santanya sampai mendapatkan 1 mangkuk santan. Diamkan selama kira-kira 2 jam, atau sampai terpisah: santan kental diatas, santan cair dibawah. Dalam keadaan rambut kering (tidak dibasahi), ambil santan kental, gosokan dan pijat pada kulit kepala. ambil santan cair, gosokkan perlahan ke seluruh rambut. Biarkan 20-30 menit sampai mengering. Cuci rambut seperti biasa. Lakukan ini 3 kali seminggu selama 1 bulan.
Selain yang telah disebutkan di atas, berikut ini beberapa ramuan tradisional untuk menyuburkan rambut. :
1. Minyak jarak 20 - 30 biji jarak ditumbuk, lalu diperas untuk diambil minyaknya. Oleskan minyak itu ke kulit kepala. 2. Daun pare Ambil daun pare yang masih segar secukupnya, lalu dicuci bersih. Daun pare tadi ditumbuk sampai halus, lalu diperas dengan sepotong kain. Airnya dipakai untuk melumas kulit kepala. Lakukan setiap hari. 3. Daun urang-aring Ambil 1 genggam daun urang-aring dilumatkan, ditambah air 2 gelas, saring. Air saringan tersebut diembunkan satu malam. Cara pemakaian: kulit kepala dibasahi sambil dipijat-pijat, sehari sekali. 4. Daun waru Lumatkan daun waru muda dengan sedikit air, lalu usapkan pada rambut sampai merata. Lalu keramas seperti biasa. Lakukan secara teratur dua kali dalam seminggu.
(DD/WRM; dari milis WRM dan berbagai sumber)
|