We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Ber-KB dengan Spiral, Amankah?
Ber-KB dengan Spiral, Amankah? E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Selasa, 26 April 2005

Tema Spiral menjadi bahan pertanyaan yang diajukan oleh salah satu teman mom yang telah menjadi member di milist We R Mommies.  Beliau menuliskan bahwa sejak ia menggunakan spiral selama satu bulan, ia merasakan tak ada pengaruhnya saat melakukan hubungan suami istri. " Aku jadi khawatir apakah spiralnya lepas!! . Tolong beritahu saya ya,  entah mengapa saya merasa menjadi bodoh sekali" tutup beliau dalam pesan yang disampaikan oleh member milist WRM.  Mari kita simak beberapa tanggapan para moms yang bermunculan.

" Saya sudah menggunakan spiral hampir 3 tahun. Selama ini hubungan suami istri tidak ada perbedaan dengan sebelum memakai spiral, malah lebih pe-de karena kemungkinan tidak menyebabkan hamil 99% " tulis seorang mom yang menanggapi pertama kali tema ini.  Bahkan beliau berpendapat bila tidak terjadi efek apapun yang mempengaruhi kualitas hubungan suami istri, hal itu menandakan efek samping yang baik dari penggunaan spiral. 

Berbeda dengan mom di atas yang telah berbagi pengalaman tentang efek spiral pada hubungan seksualitas, maka mom members We R Mommies ini membagi pengalamannya saat berkonsultasi dengan dokternya saat pemasangan spiral. Menurut informasi yang beliau terima, setelah dilakukan pemasangan spiral untuk pertama kali, maka sebaiknya suami istri tidak melakukan kontak seksual terlebih dahulu selama satu minggu.  Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa spiral masih berada di tempatnya.  Setelah masa "larangan", maka coitus dapat dilakukan kembali, namun sebaiknya masih menggunakan alat kontrasepsi kondom untuk menghindari kehamilan yang tak direncanakan.  Hal tersebut dilakukan sebaiknya dalam hitungan beberapa minggu. 

Tiga bulan setelah pemasangan pertama, kontrol harus dilakukan untuk menjamin bahwa spiral masih berada di tempat semula. "Kalo memang ingin memastikan bahwa spiral masih berada di tempatnya, kita sebenarnya bisa mengecek sendiri dengan cara memasukan tangan bersih kita ke vagina. Bila kita dapat merasakan adanya string atau tali yang menggantung, maka berarti spiralnya masih melekat. Namun awas, jangan ditarik!" satu tips yang mom ini sampaikan untuk mengetes masih melekat tidaknya spiral dalam vagina.  Selain itu, beliau mengingatkan agar setelah dilakukan kontrol 3 bulan, maka lakukan kontrol per 6 bulan, baru kemudian satu tahun sekali.

"Saya juga pakai IUD yang jenisnya Copper-T, segera setelah anak saya lahir. Dua setengah tahun kemudian dicabut.  Tidak berapa lama kemudian lahir anak kedua kami. Berhubung dahulu saya tak menemui masalah, maka saya memakai lagi jenis yang sama. Alhamdulillah sampai sekarang saya juga tak menemui masalah apapun" ungkap mom satu ini menanggapi tema penggunaan spiral di WRM.  Bahkan beliau menceritakan bahwa ia tak mengalami masalah hingga tahun ke enam setelah pemasangan.  Air susu yang keluar pun lancar dan ia tak pernah mengalami infeksi seperti keputihan, panas ataupun sakit perut. " Bahkan hubungan dengan suami tetap hot dan lancar" ungkap mom dua putra/i ini saat  menutup postingannya. (DAI/WRM).

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement