|
Asia Tengah memiliki khazanah musik yang kaya, karena sebagai bagian dari Jalur Sutera tentunya musiknya mendapat pengaruh dari berbagai tradisi budaya Eropa, Cina, Arab dan India yang datang dan pergi melalui jalur tersebut.
The Rough Guide to The Music of Central Asia Produksi World Music Network - Rough Guides , 2005
Album kompilasiThe Rough Guide to The Music of Central Asia ini, seperti pula judulnya, memberi "gambaran kasar" musik yang populer di negara-negara Asia bekas Uni Sovyet : Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, Kyrgystan, dan Kazakhstan. Musik tradisional masih sangat populer di sana, karenanya album ini kental sekali pengaruh tradisionalnya dengan penggunaan instrumen musik lokal seperti dombra, dutar, sato, kobyz, temir komuz. Meskipun begitu beberapa musikus telah memasukkan unsur modern ke dalam musiknya sehingga terdengar begitu unik dan "kaya".
Misalnya Ulytau, trio musikus muda dengan komposisinya "Adai" menghidangkan musik Kazakhstan kontemporer dengan alunan biola dan gitar elektrik diiringi hentakan rock drum yang dinamis, tetapi tetap dengan ciri tradisional melalui permainan dombra [sejenis alat petik]. Atau Nobovar & Shams Group yang membawakan nomor "Az Ghami Tu", rap dengan sentuhan musik tradisional Tajikistan. Begitu juga nomor "Bul Bul Zaman" yang dibawakan oleh Edil Husainov dari Kazakshtan. Lagu yang berasal dari Mongolia itu dibawakan secara dinamis dengan iringan alat musik "gado-gado" modern dan tradisional. Hasilnya? Sangat menarik!
Satu lagu yang sangat berkesan bagi saya dalam album ini adalah "Schoch Va Gado" dari artis terpopuler Uzbekistan, Yulduz Usmanova. Sebuah slow ballad yang menghanyutkan yang dibawakan secara sangat indah oleh suara yang juga sangat indah.
Singkat kata, albumini patut menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mendengarkan musik-musiktradisional dan kontemporerdari Asia Tengah.
|