We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Renungan arrow Curhat buat Ibu Kartini
Curhat buat Ibu Kartini E-mail
Rabu, 20 April 2005

Selamat pagi Ibu Kartini.

Hari ini aku bangun pagi karena harus masak nasi buat anak dan suami. Sengaja aku buatkan mereka sarapan pagi agar tidak loyo saat beraktivitas nanti. Si bibi tidak masuk hari ini karena ia juga harus menemani anaknya pergi merayakan Hari Kartini, pakai baju kebaya dan sanggul beronce melati.

Selamat pagi Ibu Kartini.

Hari ini pasti sibuk sekali. Sudah 1 minggu aku menyiapkan diri karena di sekolah anakku ada perlombaan melipat origami. Anakku menolak pakai kebaya putih karena tidak mau kelihatan seperti mami-mami. Ia cuma ingin melihatku menang lomba origami dan dapat trofi. Aduh, aku jadi gelisah sendiri, karena takut hasilnya mengecewakan hati.

Selamat pagi Ibu Kartini.

Semalam aku nonton tivi. Ada wanita yang (lagi-lagi) berniat jadi TKI tapi malah jatuh ke tangan mucikari, lalu dipaksa menjual diri. Hatiku miris sekali. Lalu ada pembunuhan keji. Istri dibunuh suami, karena si istri menolak keinginan si suami yang mau menikah lagi. Jadi sedih lagi. Karena tak sampai hati, maka salurannya aku ganti. Ada berita anak perempuan dicabuli. Ada berita anak lelaki disodomi. Ya, ampun... Sekarang tivi isinya tragedi. Kalau ditonton malah bikin ngeri.

Selamat pagi Ibu Kartini.

Oya, sekarang wanita sudah emansipasi. Sebagian malah emansipasinya kelewat tinggi, sehingga sering dibilang bukan wanita sejati, karena melupakan hal-hal kodrati. Tapi sebagian lagi justru meremehkan emansipasi, jadinya malah tidak punya harga diri. Memang repot hidup di jaman masa kini. Terlalu mandiri dianggap tidak menghargai laki-laki, tapi  kalau kurang mandiri dianggap mirip bakteri yang bisanya menggerogoti. Tapi ada yang bilang wanita itu tidak butuh emansipasi karena oleh Tuhan wanita sudah diberkahi, yaitu jadi ibu dan istri yang dilindungi dan disayang suami. Katanya emansipasi cuma untuk negeri yang para lelakinya tidak tahu diri dan tidak punya hati.

Selamat pagi Ibu Kartini.

Tak terasa sudah lebih seabad Ibu pergi. Keadaan di negeri ini tidak terlalu banyak berganti. Andai Ibu masih di sini Ibu bisa menilai sendiri. Masih ada istri yang dicaci dan dimaki. Masih ada istri yang diperah seperti sapi. Masih ada istri yang dipoligami sekehendak hati. Masih ada istri yang dipukuli. Masih ada lagi... masih banyak lagi... Mungkin beruntunglah Ibu sudah pergi, karena kalau tidak Ibu bisa makan hati.

Selamat pagi Ibu Kartini.

Hari ini pasti sibuk sekali. Jadi aku harus cepat-cepat mandi karena keringatku sudah basi.

Karawaci, 18 April 05

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement