|
Seorang mom WRM menceritakan pengalaman suaminya yang mendapat kiriman email dengan attachment berisi hasil intipan "bagian dalam" wanita. Ternyata kamera yang digunakan untuk mengambil gambar tersebut, disembunyikan di bawah mesin ATM. Berbagai macam cara yang dilakukan oleh orang-orang seperti ini, sehingga membuat mom tersebut merasa harus ekstra hati-hati bepergian ke tempat umum. Katanya, "Kalau ganti baju atau buang air di mal harus hati-hati, periksa kalau-kalau ada lubang kecil yang mencurigakan. Begitu pula kalau menginap di hotel, katanya sih kamar tidur dan kamar mandinya suka ada yang dipasangi kamera oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kalau aku parno deh soal ini, jadi kalau ke mal pasti celingak-celinguk memeriksa segala sudut!"
Masalah "peeping Tom" ini sudah banyak terjadi di berbagai negara. Ada yang tempat tinggalnya dipasangi kamera tersembunyi oleh induk semangnya, lalu diam-diam disebarkan melalui internet. Ada yang menemukan kamera kecil di WC umum, tersembunyi di lubang drainase malah ada juga yg disembunyikan di bawah dudukan toilet! Tidak hanya di luar negeri, di Indonesia pun kejadian seperti itu semakin banyak. Beberapa waktu yang lalu terjadi kasus menghebohkan yang menimpa beberapa selebriti Indonesia, yang menjadi korban "intip-mengintip" ini. Tanpa mereka sadari kegiatan mereka selama berada di dalam ruang ganti sebuah studio ternyata direkam secara diam-diam oleh sebuah kamera yang tersembunyi di balik cermin.
Katanya lagi "Aku sudah tahu tips untuk mengecek cermin itu satu arah atau dua arah. Tempelkan ujung jari ke cermin. Kalau cermin biasa, antara jari dengan bayangannya akan tampak ada jarak sekitar 4 - 5 mm. Kalau cermin 2 arah, tidak ada jarak antara jari dengan bayangan. Tapi aku nggak tahu bagaimana cara mengecek keberadaan kamera tersembunyi?"
Dengan teknologi pengintaian yang semakin canggih, bukan tidak mungkin alat-alat intai seperti kamera nirkabel mini yang mudah disembunyikan ini disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jangankan alat-alat seperti itu, telpon selular pun sekarang sudah banyak yang dilengkapi dengan kamera, yang bisa saja dipakai untuk hal yang sama. Lalu bagaimana kita mewaspadainya, agar tidak ikut menjadi korbannya?
Berikut beberapa tips dari Candice deLong seorang mantan agen FBI, seperti yang dimuat di website Oprah.com
- Di tempat-tempat keramaian seperti mal, pantai, taman atau gym, waspadai keberadaan kamera portabel, yang sering disembunyikan dalam tas sport.
- Beberapa kamera portabel memiliki lensa yang cukup kecil sehingga dapat disembunyikan dalam topi, bingkai kacamata, kancing baju dan bolpen
- Cameraphone sering digunakan untuk mengambil gambar wanita yang sedang berganti baju. Target utamanya biasanya di gym.
- Seringkali si pelaku memilih lokasi tertentu seperti misalnya ruang ganti atau kamar mandi, menyembunyikan kamera di tempat strategis, dan menunggu sang korban datang.
- Hotel, ruang ganti, dan kamar mandi adalah tempat yang paling umum disusupi kamera tersembunyi.
- Tempat yang perlu diwaspadai adalah di langit-langit atas toilet dan tempat tidur. Dalam beberapa kasus si induk semangnya sendiri yang memasang kamera tersebut dan menyebarkan rekaman videonya di internet.
- Kamera juga bisa disamarkan menjadi alat-alat rumah tangga seperti jam radio, detektor asap, pigura, lampu, kotak tissue, bahkan boneka.
- Coba periksa alat-alat rumah tangga tersebut, berfungsi atau tidak. Sebuah kamera yang disamarkan menjadi jam radio, misalnya, radionya tidak akan menyala/memainkan musik.
- Jika anda khawatir dengan privasi anda di kamar tidur atau kamar mandi, periksa semua benda dan waspadai adanya bukaan atau lubang kecil, siapa tahu ada lensa kamera di sana.
- Jika anda curiga seseorang merekam kegiatan pribadi anda dengan kamera tersembunyi, segera laporkan kepada pihak berwajib.
Sebagai tambahan, seorang mom lain menambahkan bahwa di USA telah dipasarkan spycamera detector, yang fungsinya untuk mendeteksi gelombang mikro dari kamera-kamera nirkabel tersembunyi. Alat yang berukuran sebesar lipstik tersebut bisa mendeteksi keberadaan kamera dari jarak 70 cm.
Berikut ini beberapa website yang memperlihatkan produk-produk yang dapat dipakai untuk menyamarkan kamera tersembunyi : wireless covert cameras dan wired covert cameras.
Dengan semakin maraknya kejadian seperti ini, ada baiknya kita lebih berhati-hati dan waspada memperhatikan sekeliling kita, jika tidak ingin menjadi korban. (We R Mommies) |