|
"Anak saya sebentar lagi 1 tahun, rencananya saya akan memberi susu UHT (ultra high temperature). Bagaimana cara pengenalannya?"
Apa sih Susu UHT itu?
Susu UHT adalah susu cair yang diolah secara Ultra High Temperature sehingga tahan lama dan kadar susunya tetep mendekati susu sapi murni.
Seorang Ibu memberikan penjelasan, "susu ini telah mengalami proses pemanasan dalam suhu minimal 1350c untuk beberapa saat, dengan tujuan untuk membasmi bakteri-bakteri yang ada sekaligus memanjangkan masa penggunaanya. Tanpa penambahan bahan pengawet. Setelah proses pemanasan selesai, susu jenis ini biasanya langsung dipak dalam kemasan tetra pak sehingga dapat digunakan dalam hitungan bulan. Dalam susu UHT sudah terkandung beberapa zat gizi yang penting seperti vitamin-vitamin dan mineral. Bahkan dalam beberapa produk susu terkadang ada supplemen tambahan zat gizi yang lain seperti beta-karotin, vitamin E, vitamin C, serat makanan atau asam lemak jenis Omega 3 dan 6."
Masukkan tambahan datang dari seorang Ibu anggota WRM, yang kebetulan bekerja pada sebuah advertising agency, di mana salah satu brand yang ditangani adalah produk susu Ultra. Menurutnya mengapa susu cair itu lebih baik? "Karena, ingat apapun susu yang kita minum (bubuk maupun cair) itu semuanya berawal dari susu cair. Dalam proses pembuatan susu bubuk telah banyak zat murni yang baik dari susu telah hilang, ketika mengalami proses pemanasan dan pengolahan. Sehingga untuk mendapat zat-zat yang baik itu lagi, digantikan dengan zat lain (tidak murni) sehingga dalam kemasan kaleng susu bubuk itu ditulis 'DIPERKAYA dengan ...... '."
Kemudian beliau melanjutkan, " sedangkan untuk susu cair, zat murni dari susu segar sapi (contohnya, calsium dll)hanya sedikit saja berkurang dari proses pemanasan dan pengolahan, sehingga hasil vitamin dan calsium dalam susu cair itu lebih maksimal."
Kelebihan lain susu UHTadalah, proses pembuatannya yang sangat higienis. Karena baik susu dan kemasannya sama-sama di panaskan (dalam suhu 140 derajat) dan langsung di pak dalam proses mesin jadi tidak terkontaminasi. Biasanya susu UHT memilik masa kadaluarsa hingga 1 tahun. Tapi apabila susu tersebut telah dibuka dan disimpan dalam kulkas itu hanya bertahan 4-7 hari saja (bukan 1 tahun).
Untuk pengenalan susu UHT itu sendiri menurut pendapat seorang anggota WRM, bisa dicampur dengan air matang atau air yang higienis dengan perbandingan 1:1. Setelah diamati bahwa anak tidak bermasalah (perut kembung, masalah BAB, dsb), maka kekentalannya sedikit demi sedikit mulai ditingkatkan.
Dalam diskusi ini muncul beberapa pendapat menarik bahwa rata-rata mommies yang anaknya sudah berusia di atas 1 tahun, ternyata juga sudah diberi susu cair walaupun bukan hanya susu UHT, yang notabene dari susu sapi murni, melainkan susu cair dengan berbagai macam rasa. Untuk konsumsi pemberiannya juga beragam ada yang hanya sebagai minuman selingan, tetapi juga ada yang jadi rutinitas.
Lepas dari topik diskusi tersebut yang perlu diingat bahwa anak usia 1 tahun sebenarnya sudah tidak memerlukan susu formula dengan tambahan zat gizi lainnya, mengingat anak seusia tersebut sudah diharapkan mulai makan makanan keluarga. Sehingga gizi yang utama didapat dari makanan sehari-harinya, dan susu hanya menjadi pelengkap saja.
|