We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Info Tempat arrow Cek Kesehatan, Kehamilan/Organ Reproduksi Wanita
Cek Kesehatan, Kehamilan/Organ Reproduksi Wanita E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Jumat, 08 April 2005

A. Cek Kesehatan (GENERAL CHECK UP) lengkap, terdiri dari :

1. Darah
- Pemeriksaan rutin terdiri dari pemeriksaan Hb (kadar sel darah merah), Leukosit (sel darah putih), Trombosit (kadar keping darah), dan LED (laju endap darah: untuk deteksi infeksi spesifik).
- Tapi untuk lengkapnya, maka pemeriksaan dengan bahan pemeriksaan darah lebih lanjut diperiksa:
a. fungsi ginjal: diperiksa ureum dan kreatinin
b. fungsi hati : SGOT dan SGPT
c. penyakit metabolisme: gula darah sewaktu dan/atau gula darah puasa (diabetes),kadar lemak (kolesterol dan trigliserida), bisa juga asam urat (ini opsional).
Pemeriksaan darah lebih lanjut dilakukan atas indikasi dan atas hasil awal dari pemeriksaan diatas.

2. Urin
Pemeriksaan rutin terdiri dari warna, keasaman, bakteri/parasit, gula, protein, darah (maksudnya dalam urin yang diperiksa adalah kandungan bahan-bahan tersebut, dimana kalau positif maka harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan warning suatu penyakit tertentu), endapan.

3. Rontgen
Yang rutin dilakukan adalah foto paru dan jantung. Jangan lupa tensi dan hitungan nadi. Pemeriksaan selanjutnya dilakukan berdasarkan indikasi, apakah perlu rekam jantung (EKG), atau USG, dimana hal ini dapat diketahui setelah konsultasi dengan dokter sambil membawa hasil check up tersebut.

B. Cek Kesehatan Kehamilan/Organ Reproduksi Wanita
Check up ginekologi, harus dibedakan dengan obstetri.

B.1. Obstetri adalah segala sesuatu dari A sampai Z tentang kehamilan, maka check up-nya pun yang berhubungan dnegan kehamilan, yaitu antara lain:

1. Darah
Untuk rutin hampir sama dengan general check up hanya ada tambahan sedikit, yaitu pemeriksaan kadar Fe dan kadar Ca. Untuk deteksi penyakit infeksi antara lain: TORCH, Hepatitis B dan C, dan HIV (di Jepang ini pemeriksaan rutin).

2. Urin
Pemeriksaan sama dengan general check up. Selama kehamilan, periksa darah lengkap dilakukan ketika pemeriksaan yang pertama kali, dan untuk darah rutin diulang saat kehamilan 7 bulan. Untuk urin rutin seharusnya dilakukan setiap kali periksa kehamilan.

3. Pemeriksaan lain
USG intra vaginal, dan paps smear (deteksi dini kanker rahim).

B.2. Ginekologi, yaitu segala hal yang berhubungan dengan alat reproduksi wanita. Yang paling umum adalah periksa paps smear.

Paps smear merupakan sebuah test pada serviks (leher rahim) untuk memeriksa secara dini kelainan sel serviks. Sebelum dilakukan pemeriksaan paps smear, pasien pada 2 hari sebelumnya tidak boleh menggunakan obat-obat atau zat apapun pada vagina, seperti, deodorant, spermasid, lubrican, etc. 24 jam sebelumnya tidak melakukan hubungan suami istri.

Waktu terbaik dilakukannya paps smear adalah saat sebelum atau sesudah menstruasi. Prosedur paps smear sebenarnya sederhana aja, pasien tidur terlentang dengan psosisi kaki seperti akan melahirkan, kaki diletakkan tiang penyangga, namanya posisi litotomi. Dokter/pegawai lab akan memasukkan alat namanya spekulum, alat ini juga digunakan bila kita akan pasang spiral. Setelah itu dokter/pegawai lab hanya akan mengusapkan sebuah stik kecil berbentuk sikat ke permukaan mulut serviks, kemudian mengusapkannya pada kaca sediaan. Rasa kurang nyaman dirasakan oleh beberapa pasien, tapi secara umum tidak menyebabkan sakit, mungkin rasa kurang nyaman disebabkan saat dimasukkannya spekulum tadi.

Paps smear sebaiknya dilakukan oleh wanita diatas usia 18 tahun atau usia kurang dari 18 tahun tapi sudah aktif berhubungan seksual,setiap 1 kali setahun. Bila dari hasil pemeriksaan ditemukan suatu perubahan sel maka pemeriksaan sebaiknya dilakukan 3-6 bulan sekali sampai sel serviks kembali normal. Tapi kalo perubahan sel tersebut mengarah kepada kanker serviks, tentunya harus dilakukan pemeriksaan lebih lengkap berupa kolposkopi atau biopsi jaringan.

Sedangkan pemeriksaan ginekologi lainnya, berdasarkan indikasi, artinya pemeriksaan dilakukan berdasarkan gejala yang ada. Contoh : kasus infertilitas, yang diperiksa kadar hormon, kondisi fisik alat reproduksi dll. Infeksi alat reproduksi, bisa diperiksa infeksi sipilis, gonorhe, herpes dll.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement