We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Goresan Pena arrow Resensi Film arrow The Motorcycle Diaries
The Motorcycle Diaries E-mail
Pengirim: dydy   
Senin, 21 Maret 2005
Sebuah perjalanan bisa mengubah prinsip dan pandangan hidup seseorang. Setidaknya hal itulah yang tergambar dalam film Diarios de Motocicleta (The Motorcycle Diaries), sebuah film yang diadaptasi dari buku harian Ernesto "Che" Guevara, "Notas de Viaje" yang ditulisnya selama perjalanannya menyusuri Amerika Selatan pada tahun 1952.

Dua orang sahabat, Alberto Granado seorang biochemist, dan Ernesto Guevara seorang calon dokter, berencana mengadakan perjalanan keliling Amerika Selatan, sebagai suatu petualangan sebelum mereka harus menyelesaikan sekolah dan memasuki "real life". Suatu perjalanan 12ribu kilometer dimulai dari Buenos Aires, Argentina, melalui Brazil, Chile, Peru, dan berakhir di Venezuela, yang rencananya ditempuh bersama "The Mighty One", sepeda motor butut kesayangan Alberto.

Kita diajak mengikuti suka duka mereka dalam perjalanan panjang itu. Kelucuan-kelucuan yang muncul dari Alberto yang pandai bicara dan Ernesto yang jujur dan pemalu. Cinta yang hilang dan datang. Pemandangan daratan Amerika Selatan yang indah. Peninggalan-peninggalan kebudayaan masa lalu.

Dalam perjalanan itu pula, mereka bertemu dengan banyak penduduk miskin dengan kondisi memprihatinkan, yang tergusur, yang tidak mampu berbuat apa-apa, yang berhadapan dengan ketidakadilan, yang harus berjuang keras agar tetap dapat melanjutkan hidup. Kondisi yang lambat laun mengubah pandangan mereka tentang hidup, dan jalan apa yang akan mereka tempuh sesudahnya. Perjalanan yang kemudian mengukuhkan idealisme Ernesto untuk mewujudkan keadilan bagi setiap orang. Seorang Ernesto "Che" Guevara, yang di kemudian hari menjadi pejuang revolusi rakyat di Cuba.

"You gotta fight for every breath and tell death to go to hell"

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement