We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Goresan Pena arrow Cerita Bersambung arrow Aku & WRM
Aku & WRM E-mail
Senin, 14 Maret 2005

Pertama kali dapat undangan untuk gabung di milis WRM adalah dari mbak Me. Tiba-tiba aku lihat email invitition untuk subscribe di WRM. Awalnya akau nggak begitu tertarik dengan ajakan itu, tapi aku pikir lumayanlah dapet temen baru di dunia maya.

Setelah ikutan gabung, mbak Me minta aku untuk mengelola rubrik kesehatan di home pagenya WRM. He,..he..he.. aku sih ok-ok aja kalo sekedar sharing pengetahuan buat para ibu-ibu, cuman terus terang aku nggak begitu yakin bakalan ada banyak yang konsultasi dnegan adanya rubrik tersebut.

Aku melihat anggota WRM adalah ibu-ibu dnegan tingkat pendidikan tinggi. Para pasien yang kritis dan pintar-pintar. Malah aku baca ada yang sampai cari di internet dulu soal penyakit yang diderita baru ke dokter. Wah ,.. terus terang kalo aku dapaet pasien kayak para ibu-ibu itu, sungguh aku ahrus banyak belajar lagi, dan harus siap-siap untuk "diserang". Disatu sisi, aku bisa melihat fenomena pasien di kota besar tapi di sisi lain kadang muncul perasaan nelangsa betapa para dokter sekarang suka dicurigai kurang mampu menangani pasiennya , melihat betapa para ibu itu sering mengeluhkan perlakuan para dokternya.

Ingin rasanya aku bercerita bahwa walau bagaimana pun para dokter itu telah menghabiskan sekitar 7 tahun masa hidupnya untuk belajar tubuh manusia, jadi pengetahuan yang bisa didapat dengan mudah oleh para ibu dari internet itu belum tentu sesuai dnegan apa yang dirasa atau ditemukan dilapangan. Walau bagaimana pun konsultasi dnegan dokter jauh lebih baik daripada menyimpulkan sendiri. Bukan,.. bukan aku nggak mau para ibu yang pintar- pintar itu mempunyai pengetahuan lebih banyak tentang penyakit. Bukan pula takut tersaingi sehingga kesannya para pasien lebih pintar dari dokternya. Hanya ingin sekali aku mengingatkan para ibu itu agar bila memang mereka merasa tahu lebih banyak dari dokternya tentang penyakit yang dideritanya, please,.. buatlah komunikasi yang sehat dnegan dokternya, jangan ada keinginan untuk menjatuhkan atau sekedar menguji dokter yang bersangkutan. Dan aku berharap sekali, para dokter pun mau dengan lapang dada untuk terbuka menerima masukan dari para pasiennya. OOOO,.. suatu harapan yang berlebihankah?.....atau mungkinkah hal itu terjadi?.

Hebatnya para anggota WRM itu, banyak hal yang bisa aku ambil dari mereka. Persoalan interpersonal, hubungan mertua menantu sampai soal berbagi cerita keperluan bayi. Aku jadi tahu kondisi keluarga- keluarga muda di Indonesia, setidaknya aku bisa bayangin gimana sih rasanya nggak punya pembantu di Indonesia. Aku memang menset milis WRM dengan no mail supaya aku lihat cukup dari web saja. Bukan nggak kepengen aktif langsung, cuman pengalamnku bila semua milis aku buat set biasa maka waktuku akan habis dnegan membaca seluruh mail tersebut. Waktuku habis di depan komputer padahal banyak kerjaan di
sekelilingku, anakku harus ditemani bermain dsb. Tidak cuman WRM yang aku set no mail tapi juga milis-milis lain yang aku ikutin, ya alasannya sama aja,.. takut nggak bisa berpindah dari depan komputer. Tapi aku ikutin setiap perkembangan di WRM, yang sebenanrya akhirnya sama aja,...aku lihat satu-satu juga mailnya,.. he,..he.. abis rasanya sayang juga nggak lihat or baca semua mail yang masuk.

Setiap pengumuman akan diadakan kopdar, aku hanya bisa menelan ludah,.. karena jarak yang terbentang nun jauh di negeri sakura, mana mungkin tiap kopdar aku bisa datang, wong pulang kampung aja nggak nyampe setahun sekali. Tiap ada pengumuman itu aku cuman bisa bayangin, kayak apa ya rumpiannya para ibu-ibu itu. Apa kalo aku di Indonesia bisa juga hadir?. Kayak apa sih obrolannya para ibu-ibu itu kalo di darat. AKu kan bukan orang yang modis juga bukan orang kantoran,.. bisa nggak ya kalo kopdar itu aku datang en gabung sama mereka? Kebayangku para anggota milis itu para ibu bekerja yang selalu tampil apik dan rapi, modis dan keren,... gambaran para eksekutif wanita lah,.. bukan emak-emak kayak aku. Cuman tetap aja, walopun suka khawatir soal aitu, aku pengen juga ikutan hadir bila ada kopdar, nah itu dia,.. kapan ya aku bisa ikutan,..hiks,..hiks,..

Ah kayaknya kepanjangan bnaget deh aku nulis,.. intinya aku cukup puas gabung dengan WRM, banyak hal yang bsia aku dapetin dari sana, dan aku berterima kasih sekali sama mbak Me yang udah memperkenalkan WRM sama aku hingga akhirnya aku gabung disini. Thanks to mbak Me, thanks to all,.. Mungkin suatu ketika kita bisa ketemu darat ya,..

Hermin

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement