We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Lain-Lain arrow Benda Kesayangan
Benda Kesayangan E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Selasa, 08 Maret 2005

Moms, biasanya anak kecilkan punya benda kesayangan yang kemana-mana harus dibawa, dari yang bawa guling saat jalan-jalan ataupun yang lain. Benda-benda yang menurut kita aneh malah bisa  menenangkan si anak. Sudah begitu gara-gara benda tersebut juga suka bikin kita geregetan sendiri.

Anakku yang pertama senang sekali dengan botol shampo Zwitsal, kemana-mana harus dibawa begitu juga saat tidur, harus digigit (bikin sebel) dulu sampai puas baru tidur. Kalau aku lagi jalan-jalan lupa bawa benda kesayangan, wah repot, harus beli dulu baru dia tenang. Aku lupa kapan kebiasaan tersebut hilang.

Kalau anakku yang kecil umur 10 bulan lagi senangnya sama saputangan, kemana-mana aku pergi harus bawa saputangan (ada gunanya juga). Jika sedang di perjalanan dia rewel ingin tidur kasih saja saputangan. Oleh dia digigit sampai basah, dan dia tenang. Kalau nangis dikasih saputangan langsung diam, dia lap air matanya sendiri. Apakah Moms punya pengalaman yang sama?

Berikut tanggapan Moms WRM

- Anak sulungku (3,2th), punya juga barang kesayangan yaitu selimut dari jaman dia masih baby, yang bahan flanell, warna pink. Saat akan tidur, harus meluk selimut itu, benar-benar dipeluk, tidak untuk selimut. Kalau pergi juga harus bawa selimut itu, kalau tidak bawa, dia bisa uring-uringan menjelang tidur.

Yang bikin kesel, dulu waktu usianya belum 2 th, biarpun bau selimutnya sudah benar-benar pesing (kena ompol), tetep tidakk boleh dicuci, walaupun diganti dengan selimut yang warannya sama dia tidak mau. Sejak 3 th-an sudah berkurang rasa ketergantungannya dengan selimut pink-nya itu. Kalau kotor boleh dicuci, kalau pergi lupa bawa selimut tidak rewel lagi. Tetapi kalau tidur malam, harus meluk selimutnya.

- Wah kalau anakku tidak pernah punya benda kesayangan. Tetapi kalau minum susu maunya masih pakai botol saja. Itupun selama 8 tahun baru 3 kali diganti. Dia tidak suka kalau dotnya masih baru, katanya masih keras. Biasanya dia minum susu sebelum tidur, dan bangun tidur. Pernah ada acara camping di sekolah, dia pilih tidak minum susu daripada minum tetapi pakai gelas. Soalnya dia malu kalau bawa botol.

Yang punya pengalaman dengan benda kesayangan justru aku. Dulu waktu kecil, aku digendong pakai kain dengan pembantu. Setelah besar,kain itu dipakai buat selimutan saat tidur,dan harus dibawa jika pergi menginap kemana pun.

-Keponakanku dulu punya celana dalam yang bahannya seperti handuk. Lalu oleh ponakanku bulu dicelana itu selalu ditarik-tarik. Dilakukan saat akan tidur, saat lagi minum susu, sesuka dia. Kemana dia pergi celana itu selalu dibawa. Pernah suatu kali bundanya mencuci celana itu dan saat dia akan minum susu, celana itu belum kering. Akhirnya dia tidak minum susu gara-gara tidak bisa megang celana itu. Tetapi untungnya saat dia berumur 6thn kebiasaan itu pelan-pelan hilang.

- Putriku, 2th 3bln senangnya 2 gulingnya sejak dia masih. Kalau akan minum susu ataupun tidur dia harus pegang guling tersebut. Kalau tidak dia bisa ngamuk. Gulingnya sudah jelek (tidak mau dipakein sarungnya) sampe berlubang, malahan dia suka pengang-pegang lubang-lubangnya guling itu. Dipeluk erat sekali.

- Anakku 3.7thn, senengnya pegang lipatan sarung, lipatan sarung itu kan suka meruncing, nah itu yang dipegangnya sambil tiduran sampai akhirnya tertidur. Tetapi entah kenapa sekarang ganti dengan sarung bantal (kebetulan aku beli sprei baru) tetapi tetap ujung-ujungnya sarung bantal itu dipegangnya. Kemarin sarungnya akan aku cuci, tetapi ketahuan, karena dia lihat bantalnya sudah ganti sarung. Karena dia menangis tidak jadi aku cuci. Padahl sarungnya sudah dekil.

- Aku dulu kecilnya tidak punya benda kesayangan tetapi adikku punya, bantal tidurnya sampai dekit bantal tersebut.Berhenti setelah kelas 5/6 SD. Jadi tidak heran kalau anakku juga punya benda kesayangan.


- Anakku yang sudah kelas 4, masih pakai bantal bayi kesayangan. Sarung boleh ganti tetapi bantalnya harus bantal bayi.  Kalau tidur bantal dilipat ditangan terus di usap-usap ke bibir atau perut or tangan, kaki-nya. Pernah bantal itu ketinggalan di luar kota dia nangis sesenggukan, akhirnya aku janjiin besok beliin bantal bayi baru. Nah pas pulang sekolah aku jemput sekalian temennya cewek ikut nebeng, dan di mobil dia tanya Mama mau kemana? Aku bilang : Kan mau beliin.... Eh belum sempat selesai dia langsung motong,"iya iya" (dengan maksud jangan diterusin kata-kataku) ternyata dia malu kalau temen-temannya, terutama si temen cewek itu tahu dia masih suka bantal bayi.

Anak keduaku suka selimut bayi di pegang-pegang dan jarinya diusap-usap ke ujung selimut itu (dan selalu harus di ujung yang sama ). Selalu menjelang tidur harus begitu. Tetapi boleh dicuci asal menjelang tidur sudah harus kering. Sementara selimut itu, selimut bayi nya kakaknya wktu baru lahir pulang RS dan berlanjut dipakai dia pulang RS juga. Jadi banyak memarnya selimut itu.

- Anakku juga benda kesayangannya bantalnya dari waktu dia bayi, untungnya sarung bantalnya boleh diganti. Dulu waktu kecil bantalnya suka dijilat-jilat, tetapi sekarang hanya dipeluk saja. Ada cerita, dulu saya pernah ke salah satu dsa di Puri Cinere, karena nangis akhirnya aku keluarin ajimat, akhirnya memang nangisnya berenti, tetapi berikut saya dimarahin sama dsa-nya, katanya jangan dibiasain Bu, nanti jadi kebiasaan "tidak normal" lah??? Sudah dicoba distop, tetapi belum terlalu berhasil, at least saat akan tidur malam dia masih nyari  bantal. Tetapi memang aku juga belum terlalu serius treatmentnya. Jujur saja, jika di tempat publik saat lagi ngamuk akhirnya aku keluarin juga bantalnya (padahal dia belum minta) supaya nangis dan ngamuknya tidak keterusan.

-Anakku punya sarung bantal baby, jadi kalau akan tidur dia harus pegang-pegang tali gulingnya kadang-kadang talinya diusap-usap ke bibirnya atau dipilin-pilin saja. Kalau lagi dicuci suka ngambek, tetapi sekarang sudah agak mendingan pokoknya tali gulingnya sama dia tidak masalahkan lagi bantalnya apa.

- Kalau anakku  benda kesayangannya berbeda-beda sesuai dengan umur. Waktu 2 tahunan boneka bear putih di kasih nananya. waktu 3-4 tahun boneka scooby doo. waktu 4-5 tahun kereta Thomas The Tank Engine..itu kereta sampai dibawa tidur. Sekarang..Godzilla, Dinosaurus (macam-macam tergantung mood), fishes.

- Kalau sebelum tidur, sesuatu diusap-usap ke bibir itu memang sejuta rasanya. Aku juga waktu kecil kalau ingin tidur harus pakai urusan usap-usap bibir. Istilah mamaku "obat tidur". Pernah sekali, aku dititip sama nenek, karena ortu pergi resepsi. Nah waktu mau tidur gelisah tidak bisa tidur. Lalu kakakku bilang sama nenekku, kalau aku bobonya harus pakai obat tidur. Nenekku bingung anak kecil sudah pakai obat tidur segala. Baru diterangin sama kakakku. Obat tidurnya adalah kaus singlet dibungkus di tangan terus diusap-usap di bibir dan bagian-bagian muka. Hmmm...sensasinya ruarr biasa, anget-anget gitu.

- Kalau anakku meskipun baru 21 bulan tetapi kalau dirumah meskipun sambil main atau minum susu pasti minta diambil selimut dia yang biasa dipakai untuk alas tidur diboxnya. Pasti kalau sudah dipegang biasanya dicium-cium atau minta dililitin kebadannya seperti orang pakai kain. Saya tidak tahu  apakah ini nantinya akan jadi benda kesayangannya atau tidak?

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement